Galau…

Di KBBI kata galau atau bergalau adalah sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak karuan pikiran. Belakangan ini kata “galau” lebih sering digunakan, dahulu rasanya jarang sekali kata ini dipakai. Oleh anak muda yang paling sering disebut adalah yang berhubungan dengan pikiran dan hati semisal perkara percintaan atau hubungannya dengan kekasih. Pacarnya sedang sibuk tugas lama tidak menghubungi disebut “sedang galau”. Kata lama yang bangkit kembali jadi sering digunakan tak masalah baik-baik saja.

Aki-aki setua saya bisa juga menggunakan kata “galau” tetapi tidak mengenai percintaan, ini mengenai rutinitas kegiatan atau kebiasaan harian yang terganggu. Misal sudah rutin hampir setiap hari berolah raga jalan kaki pagi eeh malah turun hujan, apa yang harus dilakukan, maklum pensiunan wah… galau juga nih… Mau bepergian eh malah bensinnya kosong, galau juga nih.

Ini inti yang mau saya ceritakan. Setiap hari bangun pagi selalu lebih awal, kadang jam 02.00, bahkan jam 01.00 tengah malam. Wah, karena jam biologisnya sudah begitu ya diterima saja, tapi memang sebetulnya ada penyebabnya yakni jam 20.30 dimana orang lain masih segar bugar saya sudah tewas… he he he.

Nah, karena dari pagi buta sudah menganggur, biasanya baca, dan buka komputer, dan kemudian menulis di blog membuat postingan. Topik menulisnya apa saja kadang menulis sesutu yang sangat sederhana misalnya mengenai cicak di dinding yang diam diam merayap… Jika merasa pantas diposting di blog ya dipajang saja, akan tetapi jika merasa tak bagus dibiarkan begitu saja, disimpan di file.

Kemudian dari pada itu, sudah sebulan ini komputerku out of order alias tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Terus sekarang setiap pagi buta menganggur…, meski ada tab jang jadul tidak leluasa nulis, rasanya pantas kalau aku sebagai aki-aki merasa galau…

Surprise Dari WordPress

Kemarin, tanggal 23 Desember 2011, ketika saya sebagaimana biasa rutin membuka WordPress.com, tampilan halaman pertama, sebagaimana diseting, langsung ke  “Freshly Pressed” dimana akan ditemukan blog-blog pilihan (entah bagaimana kriterianya) yang ditulis dalam bahasa Inggris, demikian juga penulisnya orang sono.

Meski dalam bahasa Inggris dan saya tidak begitu happy membacanya akan tapi selewat, yang judulnya menarik, dibaca sepintas. Ceritanya soal di luar negeri yang kadang umumnya cerita yang tidak begitu nyambung dengan tradisi dan budaya kita. Penampilan blog-blog bahasa Inggris terus berlanjut sejak saya gabung dengan WordPress sekitar tahun 2010, perasaan belum pernah ada blog yang ditulis dalam bahasa lain, bisa dimaklumi memang, karena bahasa Inggris adalah bahasa internasional.

Eh, ndilalah, kejutan ketika tadi malam tanggal 24 Desember 2011 sekitar jam 02.00 AM, saya membuka WordPress lagi dan tetap langsung ke halaman “Freshly Pressed” akan tetapi, setelah login, ini yang surprise, ada 19 blog ditulis dalam bahasa Indonesia dan sepertinya yang menulis adalah orang Indonesia, apa ada yang dari Malaysia ya? Saya juga tidak tahu bagaimana kriterianya blog berbahasa Indonesia bisa tampil di sana.

Tentu saja saya senang dengan dilipihkan blog-blog berbahasa Indonesia, walau kali ini kebanyakan mengenai speda motor. Ada blog yang cukup menarik yakni blog dalam bahasa Indonesia itu, saya sempatan membaca Video dan Foto tragedi Mesuji Lampung yang sungguh mengenaskan,  sampai begitunya bangsa kita.

Membaca blog berbahasa Indonesia dan penulisnya orang Indonesian ada perasaan  happy dalam membacanya dan yang penting mengerti 100%. Harapan semoga dilanjutkan terus oleh WordPress, kalaupun tidak cukup setidaknya diselingi berbahasa Inggris dan berbahasa Indonesia.

Untuk itu diucapkan terima kasih kepada Wordapress.

Mengganti Theme

Theme barangkali hanyalah tampilan dengan segala fasilitas penunjangnya untuk sebuah blog. Tentu saja karena muha (muka) sebuah blog yang pertama dilihat adalah themenya. Yang paling utama dari sebuah blog adalah isinya, terus tak kalah penting adalah rutin posting, teruuuus menulis sambil belajar.

Kemudian dari itu, saya dihinggapi rasa bosan melihat blog saya dengan theme “Pilcrow” meski sudah dua tahun tidak di-oprek. Makanya karena saya mempunyai hak untuk merubah theme jadinya hanya sekejap telah saya ganti dengan theme baru yaitu “Beach”. Warna themenya nuansa biru seperti air laut di pantai yang berair jernih. Saya suka laut karena hampir selama 23 tahun dari kehidupan saya setiap hari melihat laut.

Sekian, terima kasih, wassalam.

Akronim Bahasa Gaul, OMG!

OMG! demikian banyak akronim dan singkatan bahasa gaul terutama dipakai di bahasa komunikasi khususnya pada sms dan coment baik di situs maupun di blog. Kalau aki-aki model saya yang rada gaptek bisa kaisinan (kalau berani coba terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia!).

Akan tetapi kalau boleh, ganti dong sapaan kepada  seseorang dengan menyebut  “gan” atau “den”, kalau tidak salah itu adalah akronim dari kata “juragan” dan “raden”. Itu panggilan feodalistis (kalau betul nulisnya begitu), ada makna pengkultusan dan penghambaan. Kalau mau ganti dengan ini: YG — Young Gentleman, YL — Young Lady, atau YM — Young Man.

Kalau saya melihat di kamus besar bahasa Indonesia, ternyata ada akronim dan ada singkatan.

Ak·ro·nim n Ling kependekan yg berupa gabungan huruf atau suku kata atau bagian lain yg ditulis dan dilafalkan sbg kata yg wajar (msl mayjen mayor jenderal, rudal peluru kendali, dan sidak inspeksi mendadak).

Sedangkan singkatan adalah gabungan huruf (msl DPR, KKN, yth., dsb., dan hlm.).

He, he, he, kalau melihat di kamus bahasa Inggris apalagi di Merriam – Webster on line arti acronym malah teu ngartos (mboten ngertos), lol!

Inilah banyak akronim dan singkatan yang dipakai untuk komunikasi di dunia maya:

Continue reading

Kursor Pada Sebuah Laptop

Sebuah Laptop

Ini sekedar postingan iseng saja, dimana saya sempat frustasi dalam menggunakan sebuah laptop dalam pengetikan naskah. Masalahnya adalah jika saya menulis atau mengetikkan naskah untuk posting di blog ini, kursornya lari-lari ke sana ke mari. Kalau saya sedang asik mengetik tanpa melihat ke layar monitor ternyata tulisannya menjadi berantakan tidak teratur akibat dari kursornya lari-lari itu.

Bukan hanya di satu laptop akan tetapi di laptop lain juga begitu dan begitu saja. Sementara saya menduga laptopnya rusak atau ada virusnya. Tapi masak di beberapa laptop, mungkinkah setiap laptop rusak?

Selidik punya selidik ternyata kesalahan pada diri saya sendiri dimana kalau sedang mengetik posisi ibu jari terlalu dekat dengan klik pada “mouse”-nya (apa sih namanya mouse pada laptop?), oleh karena terlalu dekat jadi tanpa disengaja sering tersentuh klik tersebut yang menyebabkan kursor pindah dengan sendirinya.

Ini gara-gara pertama saya selalu mengetik di keyboard PC biasa, kemudian keduanya laptopnya pinjaman, jadi he he he, saya tidak terbiasa dengan pengetikan di laptop. Sekarang tidak frustasi lagi, dengan senangnya saya mengetikkan naskah sepanjang apapun.

Lima Petunjuk Untuk Menulis

Ini ada di buku “The Opposite Of Fate” (Lawan Dari Takdir) karangannya penulis Amerika-Cina bernama Amy Tan. Meskipun saya belum mengenal karya penulis ini, ternyata dari mulai dibaca sangatlah menarik

Padahal mendapatkan buku ini tanpa sengaja dan tanpa rencana, alasan membelinya karena diobral di toko buku Gunung Agung. Buku tebal dengan cover lux dipatok harga cuma Rp 15.000.

Di salah satu babnya ada lima petunjuk untuk menulis:

  1. Hindari memakai kalimat-kalimat klise
  2. Hindari penyamarataan
  3. Temukanlah suara hatimu
  4. Tunjukkan belas kasihan
  5. Ajukan pertanyaan-pertanyaan penting

Belum saya urai satu persatu, maklum untuk mengerti secara utuh apalagi menulisnya kembali terpaksa harus dibaca ulang di bab itu.

Nanti kalau ada kesempatan akan diedit lagi.

2010 in review

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads This blog is doing awesome!.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 2,900 times in 2010. That’s about 7 full 747s.

 

In 2010, there were 171 new posts, growing the total archive of this blog to 354 posts. There were 34 pictures uploaded, taking up a total of 5mb. That’s about 3 pictures per month.

The busiest day of the year was June 7th with 30 views. The most popular post that day was Jamur Tiram di Cisarua Bandung.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were widespread.wordpress.com, en.wordpress.com, google.co.id, islamabangan.wordpress.com, and qyut.wordpress.com.

Some visitors came searching, mostly for sungai cipamokolan, jamur tiram, ketela keju, pasar baru bandung, and kulit singkong.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

Jamur Tiram di Cisarua Bandung July 2009

2

Suvenir Acara Pernikahan August 2009

3

Ketela Bahan Singkong Keju August 2009

4

Irigasi S. Cipamokolan & S. Cidurian Bandung July 2009

5

Greencard Lottery June 2009

Minat Menulis

Saya merasa iri dengan anak-anak yang sedari SD sudah gemar menulis bahkan menerbitkan buku, itu kan usia sekitar 10 tahunan, pada usia itu saya entah dimana dalam hal menulis. Apakah karakter-karakter atau potensi-potensi seseorang, khususnya menulis, datang begitu saja ya? Sungguh beruntung anak-anak di bawah ini, karena kebanyakan anak seumur itu saya lihat banyak menggunakan komputer hanya untuk bermain game. Tapi jangan-jangan kegemaran bermain game juga termasuk sedang atau bakalan membentuk karakter yang baik? Siapa tahu ke depan!

Wah… Anak SD Sudah Bikin Dua Buku!

Kamis, 10 Juni 2010 | 18:21 WIB

KOMPAS.com- Anak usia SD biasanya masih gemar bermain dengan teman sebaya, mengikuti pelajaran sekolah, les bahasa, keterampilan atau membaca buku. Akan tetapi, Muthia Fadhila Khairunnisa, siswi kelas IV SD Islam At-Taqwa Jakarta ini sudah jauh dari itu. Ia sudah mampu menulis dua buku cerita pendek berjudul Strowberry Secret dan Manusia Bunglon yang diterbitkan dan beredar di pasaran.

Kegemaran Muthia menulis sudah tumbuh sejak duduk di kelas satu SD. Selain membuat buku, Muthia juga sering menulis artikel tentang kejadian di sekitarnya. Bahkan satu tulisannya pernah dimuat di koran tentang penyakit demam berdarah dengue.

Buku berjudul Strowberry Secret merupakan kompilasi cerita pendek yang ditulis Muthia bersama 20 penulis lainnya. Sedangkan Manusia Bunglon baru saja diterbitkan tahun ini.

“Kalau sudah besar ingin jadi penulis, presenter, pianis, terus ilmuwan juga”, kata Muthia di sela acara “Gebyar Pendidikan Karakter” di Jakarta, Kamis (10/6/2010), seperti dikutip Kemdiknas.go.id.

Muthia termasuk siswi yang aktif dengan mengikuti berbagai ekstrakurikuler seperti menari, kelompok studi Alquran dan yang pasti Kelompok Pecinta pembuat cerpen.

Dalam acara gebyar pendidikan, karakter itu muncul juga nama Ayunda Nisa Chaira yang juga memiliki bakat menulis sejak kelas II SD. Putri pertama Yusnirsyah Sirin dan Cun’Ya ini telah menulis delapan buku cerita anak. Bahkan bukunya yang pertama berjudul Space Fun Park telah diterbitkan sebanyak 15.000 eksemplar dan dicetak ulang tiga kali.

Dengan bakat menulisnya, Yunda menerima penghargaan dari penerbit Mizan sebagai penulis terproduktif. Selain itu Yunda juga pernah menjadi Juara II Lomba membuat cerita fiksi keagamaan, yang diselenggarakan Kementerian Agama.

Walaupun waktunya sehari-hari banyak diisi dengan menulis, prestasi Yunda di sekolah tidak perlu diragukan. Sejak duduk di kelas satu sekolah dasar Yunda selalu menjadi Juara I di kelasnya sampai sekarang, saat dia telah duduk di kelas dua SMP.

Siswi Kelahiran Jakarta, 30 Oktober 1997 ini duduk di kelas dua di SMP Negeri 49 Jakarta. Hari ini (10/6), dia bersama Muthia hadir dalam pembukaan acara Gebyar Pendidikan Karakter di Plaza Insan Kementerian Pendidikan Nasional dan berkesempatan untuk menyerahkan karyanya masing-masing kepada Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh.

Saat ditanya, darimana dia mendapatkan inspirasi saat menulis, Yunda menjawab “Menulis itu bukan hanya berdasarkan kenyataan, yang penting itu imajinasi agar bisa membuat tulisan tersebut menarik”, ujarnya. (*)

Penggabungan Blog

Sejak bulan April 2009 saya mulai mengenal blog, kemudian dengan semangat menggebu-gebu dibuatlah beberapa blog. Blognya di dua tempat yaitu di WordPress.com dan di Blogger.com. Adapun blog yang pernah saya buat adalah: Blog dalam bahasa Sunda, Blog dalam bahasa Inggris, Blog Pensiunan, Blog kumpulan kearifan, Blog kota Bandung, dan lainnya lagi dengan topik macam-macam. Bahkan ada empat blog lagi yang sangat pribadi namun dibuat statusnya privat.

Setelah satu tahun lebih kemudian saya mengadakan evaluasi, ternyata saya jarang sekali posting, terutama dikarenakan sambil belajar menulis, keberanian menulis yang bisa dibaca umum ternyata nyali saya tidak sebesar semangatnya. Memang tidak dipungkiri hampir setiap hari dimana ada kesempatan saya selalu menyempatkan menulis. Meskipun ternyata yang saya tulis hanya sebatas catatan harian yang tidak menarik disajikan untuk orang lain. Saya terus menulis akan tetapi hasil tulisannya tersembunyi dibalik blog pribadi yang statusnya privat itu.

Akhirnya menginjak tahun baru 2011, karena semangat menulis masih terus menggebu, padahal umur saya sudah hampir 65 tahun, maka semua tulisan yang ala kadarnya di beberapa blog itu digabungkan saja menjadi satu dengan cara diekspor kemudian diimpor oleh satu blog saja yakni blog “Sepanjang Jalan Kehidupan” ini. Kemudian blog-blog yang “kesepian” itu akhirnya di-deleted saja. Lalu hasilnya karena berasal dari beberapa blog, maka topik dan isinya dari “Sepanjang Jalan Kehidupan” ini sangat gado-gado alias sangat bervariasi.

Meskipun demikian seperti telah saya sebutkan di depan bahwa saya masih tetap memiliki 4 blog privat (tidak bisa dibaca oleh umum), entah bagaimana nasibnya nanti. Salah satu dari blog privat itu dikelola oleh saya untuk sekeluarga statusnya privat juga tapi bisa dibaca hanya oleh anggota keluarga yakni anak, mantu, dan bahkan cucu saya.

Denikian, meskipun tulisannya tetap sederhana, tapi sekarang terkonsentrasi di satu blog , harapan sekarang, mudah-mudahan jangan ngarawu ku siku; meraup dengan sikut, artinya ingin segala dan banyak diraih tapi karena mengambilnya dengan dua sikut akibatnya tidak mendapatkan satu pun.

Menulis dan Melafalkan Huruf F, P, dan V

Saja sering mendengar dari percakapan-percakapan ataupun banyolan-banyolan bahwa katanya kebanyakan dari orang Sunda tidak bisa membedakan cara menulis huruf-huruf F, P, dan V. Bukan hanya tidak bisa membedakan menulisnya akan tetapi juga melafalkannya. Dahulu saya tidak begitu menaruh perhatian pada hal tersebut, tetapi belakangan mulai sadar bahwa sepertinya pernyataan di atas ada betulnya juga. Belakangan saya jadi sering memperhatikan kalau orang Sunda sedang berbicara dimana dalam melafalkan huruf-huruf F, P, dan V sering tertukar-tukar. Mungkinkah kebanyakan dari orang Sunda tidak menganggap penting membedakan cara melafalkan huruf-huruf tersebut?

Ternyata saya pribadi sebagai orang Sunda sering membut kekeliruan tersebut, tidak begitu jelas kapan saya mulai sadar bahwa saya sendiri sebetulnya sering membuat kekeliruan baik dalam menulis ataupun melafalkan hurf-huruf F, P, dan V tersebut.

Oleh karena itu  saya mulai memperhatikan huruf-huruf tersebut. Selanjutnya berupaya untuk belajar agar tidak banyak kesalahan dalam penggunaan huruf-huruf F, P, dan V itu. Salah satunya adalah dengan menghapal kata yang menggunakan huruf-huruf tersebut, misal saya mulai mengumpulkannya dari KBBI yaitu kata-kata: telepon, fisioterapi, therapi, alternatif, pesimistis, optimistis. Masih banyak memang, tapi mungkin sebagai langkah permulaan untuk introspeksi (sambil tidak yakin apa betul menulis introspeksi itu begitu).