Simsalabim Bahasa Lisan Menjadi Tulisan

Seminggu belakangan ini saya sedang senang melakukan perekaman suara di smartphone yang kemudian diterjemahkan menjadi teks. Atas kecanggihan ini saya harus mengucapkan terima kasih kepada orang yang menciptakannya.

Mengapa saya demikian terpesona dengan kemampuan smartphone ini karena saya mempunyai hobi atau kegemaran menulis teks atau apa apa yang ada di pikiran (meskipun memang hasil tulisannya karya saya tidak selalu baik). Yang ada di otak itu biarkan jadi tulisan dulu. Atau apa yang terpikir asal tertuang dulu dalam bentuk tulisan.

Memang kendalanya banyak terutama tidak seenaknya ngomong sendiri direkam di smartphone ini. Tapi, kalau ingat bahwa dalam kehidupan ini tidak semua kemauan bisa terlaksana, kadang sering sekali mendapatkan hambatan dan halangan dari pihak kita sendiri atau dari orang lain.

Subuh ini jam 03.00 setelah sholat saya langsung melakukan perekaman suara yang dengan lancar oleh smartphone diterjemahkan kedalam bentuk tulisan, saya juga sengaja sembunyi di kamar anak saya yang kosong sehingga tidak mengganggu kesepian subuh ini terutama mengganggu orang lain yang sedang tidur, yang sedang sholat, yang sedang berzikir, dan yang sedang berdoa.

Di kamar anak, saya melakukan perekaman sambil tiduran di atas tempat tidur yang kosong kemudian segala kelihatan langit-langit yang sudah agak kusam dimakan usia dan lampu yang kurang terang dan debu di atas lemari, lalu di atas lemari itu kelihatan ada dua gitar yang tidak pernah disentuh karena saya tidak bisa memainkannya. Gitar itu adalah peninggalan anak saya. Dulu masa selagi SMA dan kuliah, mereka senang main gitar tersebut. Di sebelah kiri saya, artinya sebelah kiri tempat tidur, ada meja rias dan di sebelahnya adalah pintu keluar yang selalu terkunci kalau malam. Kenapa harus terlalu selalu terkunci karena saya merasa bahwa pintu keluar yaitu ke arah balkon kuncinya tidak terlalu baik bisa dirusak oleh orang yang berniat jahat, sebegitu saja rekamannya dulu. (ini bahasa lisan yang diterjemahkan menjadi tulisan dengan sedikit editan).

Advertisements

2 thoughts on “Simsalabim Bahasa Lisan Menjadi Tulisan

  1. Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, selamat pagi Pak, semoga sehat, nyaman dan menyenangkan, saya baca blog bapak tahun 2012-2013, sekarang 2018 saya singgah di blog ini lagi, tulisan bapak sangat inspiratif dan meluaskan pikiran, salam dari kukusan UI Depok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s