Terjemahan Sastra Dunia, Dalam Bahasa Sunda

Menurut Jakob Sumardjo 1985, terjemahan sastra asing di Indonesia hampir merupakan tradisi dalam kehidupan sastra kita, karya sastra yang tertua yang kita kenal adalah terjemahan Ramayana dalam bahasa Jawa kuno. Tradisi menterjemahkan karya sastra asing terus berkembang hingga saat ini. Hingga tahun 1985 saja novel terjemahan terbitan Balai Pustaka sudah mencapai lebih dari 150, sampai saat ini mungkin sudah diatas 200-an karya sastra.

Karya sastra yang diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia adalah berasal dari berbagai negara seperti dari kasanah sastra Jepang, Prancis, Amerika, Belanda, Rusia, dan lain-lain negara. Tidak hanya kedalam bahasa Indonesia, akan tetapi juga kedalam bahasa daerah khususnya bahasa Sunda.

Terjemahan karya sastra asing kedalam bahasa Sunda umumnya berbentuk cerpen dan terdapat di beberapa majalah bahasa Sunda. Seperti yang saya ketahui di majalah bulanan bahasa Sunda berbobot bernama “Cupumanik” di banyak terbitannya ada terjemahan karya sastra asing kedalam bahasa Sunda. Diantara 20 eksemplar yang ada di rumah terbitan tahun 2006 – 2014 dari majalah tersebut ada 9 terbitan yang memuat karya sastra asing ke dalam bahasa Sunda.

Cerpen asing yang diterjemahkan kedalam bahasa Sunda diantaranya:
1. “The Tell-Tale Heart” karya Edgar Allan Poe diterjemahkan oleh Atep Kurnia menjadi Keteg Jajantung (Detak Jantung)
2. “Blind Owl” (Buf-e Kur, 1937) karya Sadeq Hedayat diterjemahkan oleh Atep Kurnia dan Hawe Setiawan menjadi Haji Murod
3. “Adventure” karya Sherwood Anderson diterjemahkan oleh Hawe Setiawan menjadi Ngulampreng (Berpetualang)
4. “The Hummingbird that Lived Through Winter” karya William Sarojan diterjemahkan oleh Hawe Setiawan menjadi Manuk Kolibri Nu Nyorang Usum Tiis (Burung Kolibri Dimusim Dingin)
5. “Loot” karya Nadine Gordimer diterjemahkan oleh Hawe Setiawan menjadi Ngaranjah (Membabibuta)
6. Judul bahasa aslinya tidak disebutkan karya Edgar Allan Poe diterjemahkan oleh Yuliana Mustofa menjadi Ucing Hideung (Kucing Hitam)
7. Judul aslinya tidak disebutkan karya Xia Mian Zhun diterjemahkan oleh Soeria di Sastra menjadi Ahli Nujum
8. “Lean and Fat” karya Anton Paviovich Chekhof diterjemahkan oleh Hawe Setiawan menjadi Nu Lintuh jeung Nu Begang Yang Gemuk dan Yang Kurus)
9. “Keffi’s Birthday Treat” karya Wole Soyinka diterjemahkan oleh Atep Kurnia menjadi Keffi Bancakan (Ulang Tahun Keffi)

Bahkan ada cerpen terjemahan kedalam bahasa Sunda berbentuk buku novel yaitu “Boule de Suif” karya Guy de Maupassant diterjemahkan oleh Duduh Durahman menjadi Si Demplon. Dan satu lagi yang saya ketahui cerita Winnetou karya Karl May menjadi Rajapati (Rajapati) diterjemahkan kedalam bahasa Sunda oleh Syarif Amin.

Demikian untuk menikmati karya sastra ada pilihan pembaca bagi yang menguasai bahasa aslinya sebagaimana ditulis oleh pengarangnya, dalam bahasa Inggris, dalam bahasa Indonesia, bahkan bagi pemakai bahasa ibu Sunda lebih bisa menikmati kata demi kata, makna demi makna, cerita akan terhanyut terpateri kedalam sanubari yang dalam. Ikut meneteskan air mata kala cerita duka, tertawa kala bahagia, dan meradang saat ada cerita angkara murka dan ketidak adilan.

One thought on “Terjemahan Sastra Dunia, Dalam Bahasa Sunda

  1. Iya keren nih terjemahan sastra dunia dalam Basa Sunda. Tapi sayang euy Cupumanik udah ga terbit lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s