Buku Klasik Dunia, Si Demplon

Teman-teman alias sohibku sesama gaek, saat ini umurku 68 tahun, pada kesempatan berkumpul bersilaturahmi, kadang-kadang terselip cerita pengalaman dimasa muda remaja tahun 50 dan 60-an dalam kesempatan membaca buku-buku klasik. Buku baheula yang paling sering dibaca sekedar hiburan adalah cerita silat karangan Kho Ping Ho atau buku komik cerita wayang Mahabrata buatan E. Kosasih, dan juga paling banyak peminatnya adalah buku-buku karangan Karl May terutama cerita Winnetou-nya. Buku-buku tersebut kadang juga dibaca sambil ngabuburit pada saat bulan Puasa menunggu beduk maghrib berbunyi. Buku-buku tersebut sangat mengasikan dibaca, bisa sampai lupa daratan membaca berjilid-jilid, mungkin karena belum ada tontonan siaran TV.

Adapun buku-buku sastra serius zaman bahari di tanah air adalah Pujangga Baru-nya, misalnya saja Marah Rusli dengan buku “Siti Nurbaya”, “Dian Yang Tak Kunjung Padam” karya S. Takdir Alisjahbana, Aa Panji Tisna mengarang buku “Sukreni Gadis Bali”, atau “I Swasta Setahun di Bedahulu”, dan masih banyak lagi.

Kalau yang namanya buku klasik dunia, buku klasik adalah karya sastra yang bernilai tinggi serta langgeng yang sering dijadikan tolok ukur atau karya susastra zaman kuno yang bernilai kekal. Misalnya yang cukup terkenal (dalam bahasa Indonesia) adalah “Tukang Kuda Kapal La Prvidence” (Le Charretier de la Providence) oleh Georges Simenon, “Haji Murat” oleh Leo Tolstoy, “Odipus Sang Raja” oleh Sophokles, “Romeo dan Julia” oleh William Shakespeare, “Petualangan Tom Sawyer” oleh Mark Twain, ” Lelaki Tua dan Laut” (Old Man and The Sea) karya Ernest Hemingway, dan masih banyaaak lagi. Jika Anda penasaran akan buku-buku novel klasik tersebut dalam bahasa aslinya lihat saja di Project Gutenberg (gutenberg.org) jumlahnya bisa ratusan buku klasik bermutu bisa di-download dalam bentuk ebook.

Menurut keterangan salah seorang kakak di Bandung, yang lahir tahun 30-an (saat ini sudah almarhum)dahulu para diswa AMS (sama dengan SMA) sangat akrab dengan buku-buku klasik. Lulusan sekolah guru (Kweekschool), Mulo (SMP), atau AMS sudah mahir cas cis cus bahasa Belanda dan Inggris. Jadi tidak heran kalau buku-buku klasik tersebut sebagian sudah dilalap dalam bahasa aslinya.

Buku-buku klasik saat ini sudah banyak diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dalam salah satunya diterjemahkan kedalam bahasa Sunda yakni buku klasik cetakan paling baru tahun 2013 diterbitkan oleh PT. Kiblat Buku Utama Bandung. Cerita aslinya berjudul “Boule de Suif” karangan Guy de Maupassant diterjemahkan kedalam bahasa Sunda oleh Duduh Durahman dengan judul yang pas “Si Demplon”. Anda tahu demplon adalah sebutan untuk wanita cantik yang donto atau molg, tidak gemuk tapi padat berisi.

image

Cerita singkat “Si Demplon” seperti tertulis di jilid buku bagian belakang sbb: Kereta kuda yang membawa sepuluh penumpang (Si Demplon serta sembilan orang kaum borjuis Prancis yang berusaha keluar dari Rouen, yang ditaklukan oleh tentara Prusia, menuju Le Havre) ditahan di satu penginapan di desa Totes, sambil tidak diberi tahu sebab musababnya. Setelah dua hari baru diberi tahu bahwa Si Demplon – perempuan nakal yang badannya donto – bercerita bahwa mereka ditahan di penginapan itu sampai Si Demplon mau melayani ajakan orang Prusia yang menguasai tempat itu. Beberapa kali permintaan itu ditolak oleh Si Demplon, sebab dia merasa masih punya rasa nasionalisme. Tapi penumpang lainnya memaksa dan memberikan keyakinan pada diri Si Demplon – dengan menggunakan macam-macam logika dan alasan moralitas – supaya memenuhi permintaan orang Prusia. Akhirnya Si Demplon menyerah. Hanya sayang sepanjang sisa perjalanan, teman sekereta – yang tadinya memaksa kepada dirinya itu – seperti tidak pada ingat akan pengorbanannya, malah jadi balik membenci dirinya.

4 thoughts on “Buku Klasik Dunia, Si Demplon

  1. Hehe, saya kira Si Demplon ini Novel plesetan dari karya yg sebenarnya,,eh ternyata terjemahan Judulnya yg di-sunda-kan…Menarik juga
    – heavenshere.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s