Belanja Buku Berbahasa Sunda di Pesta Buku Bandung 2013

Aku tidak begitu yakin apakah aku ini hoby atau sekedar iseng dalam hal mengumpulkan buku. Kejadiannya begitu saja, Mulainya jika ada buku selalu ingin melihatnya biar selewat buku apa gerangan, kalau bisa membacanya biar hanya sekilas, kalau mungkin membelinya atau meilikinya, lalu menyimpannya dengan rapi di tempat yang sepantasnya, asal kelihatan rapih saja. Lama-kelamaan buku-buku tersebut mulai terkumpul dengan jumlah yang lumayan.

Meski aku sudah aki-aki jangan dikira lebih banyak tahu segala sesuatu dibandingkan dengan anak muda, selalu saja dalam berbagai hal di kepala ini timbul pertanyaan, apakah hidup ini penuh dengan pertanyaan ya? Atau pengetahuan kita tentang segala sesuatu sangat terbatas sehingga selalu mencari jawabannya? Nah, biasanya pertanyaan-pertanyaan tersebut, pada zaman sekarang paling mudah bertanya ke google di internet. Tapi itu kan tidak tas, tas, tuntas. Kalau ada buku bisa kapanpun dilihat, dibaca, disimak, dimaknakan, sehingga sampai dimengerti.

Begitulah asal mulanya mengapa sekarang aku mempunyai perpustakaan kecil di rumahku. Belum selesai – bicara soal buku – juga aku jadi senang kalau berlama-lama ada di toko buku, di pameran buku, di pesta buku, di loakan buku, dan di perpustakaan umum seumpama kalau di Bandung di Badan Perpustakaan Daerah Jawa Barat.

Seperti telah dikatakan di muka bahwa buku yang diinginkan itu tidak hanya cukup dilihat tapi juga ingin dimiliki berarti itu harus membelinya. Dan membeli buku bagi aki-aki pensiunan seperti aku adalah berat diharganya, padahal membeli buku tergolong tidak terlalu urgen, tidak darurat, banyak yang lebih penting semisal kebutuhan minimum hidup yaitu makan, pakaian, dan tempat tinggal, juga jangan lupa jaminan kesehatan, kebutuhan hiburan, danrekreasi.

Dan dari tanggal 13 s/d 19 Februari 2013 di Bandung diselenggarakan “Pesta Buku Bandung 2013”, nah segeralah aku membuat daftar buku yang sangat aku inginkan yakni sejumlah 17 buah buku berbahasa Sunda. Karena bukunya rata-rata relatif tipis jumlah halamannya rata-rata antara 50 – 300 halaman saja, maka perkiraan harganya semua sekitar Rp 250.000. Eh, tahunya anak bungsuku transfer uang sejumlah Rp 300.000. Jamannya dia sekolah dahulu tentu sebaliknya. Terima kasih untuk anak bungsuku.

Maka pada tanggal 18 Februari 2013 aku sepuas-puasnya melihat pesta buku tersebut, tapi karena kemampuanku hanya Rp 300.000,- maka betul-betul hanya akan belanja buku yang direncanakan untuk dibeli saja.

Inilah buku-buku yang dibeli itu:

  1. Numbuk Di Sue – Moh. Ambri (Selalu Kena Sial)
  2. Lain Eta – Moh. Ambri (Bukan Itu)
  3. Suling Aing Tulang Maung – Elin Samsuri (Serulingku Tulang Harimau)
  4. Duriat – Saini K.M (Cinta)
  5. Di Taman Larangan – Surachman R.M (Di Taman Terlarang)
  6. Rasiah Kodeu Biner – Dadan Sutisna (Rasiah Kode Biner)
  7. Nu Ngageugeuh Legok Kiara – Dadan Sutisna (Penunggu Lembah Kiara)
  8. Misteri Haur Geulis – Dadan Sutisna (Misteri Haur Geulis)
  9. Peperenian Urang Sunda – Rachmat T.H. Spk (Asesoris Orang Sunda)
  10. Salawe Sesebitan Hariring – Apung S. Wiraatmadja (Sejumlah Serpihan Senandung)
  11. Kalapati – Hadi AKS (Pengambil Nyawa)
  12. Saija – Multatuli (Saija dan Adinda)
  13. Surat Wasiat – Samsoedi (Surat Wasiat)
  14. Kabandang Ku Kuda Lumping – Ahmad Bakri (Terbawa Rombongan Kuda Lumping)
  15. Ki Merebot – Ahmad Bakri (Pemukul Beduk di Masjid)

Sejak membeli buku tersebut sangat semangat untuk membacanya, sekali lagi maklum pensiunan banyak waktu luang. Lalu ada yang kebetulan computer sedang minta istirahat alias rusak, jadi kegiatan tulis menulis dan melihat internet yang menyebabkan lupa daratan berhenti. Lalu hamper sepanjang hari terus membaca misal saat bangun malam membaca, setelah sholat subuh membaca, menunggu istri belanja membaca, menunggu istri masak membaca, saat di angkot kalau ada kesempatan membaca, menunggu diperiksa dokter membaca, dan waktu berjalan dari pagi sampai sore rasanya cepat betul. Maka semua buku yang baru dibeli selesai dibaca dalam waktu 20 hari. Isi bukunya nanti diposting menyusul.

One thought on “Belanja Buku Berbahasa Sunda di Pesta Buku Bandung 2013

  1. kang eman.. saya yuliana, pelajar dari Bogor..
    apakah saya boleh tau ringkasan dari salah satu buku yang kan eman punya, yaitu Nu Ngageugeuh Legok Kiara – Dadan Sutisna (Penunggu Lembah Kiara)

    saya rencana akan meresensi buku tersebut untuk tugas.
    tapi saya cari di internet mengenai sinopsisnya tapi tidak ditemukan.

    semoga dapat membantu saya ya kang..

    hatur nuhun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s