Mengukur Bangunan Berumur di Jln Dipatiukur Bandung

Jalan Dipatiukur terletak di kawasan Dago jadi masih di Bandung bagian utara. Mahasiswa Unpad biasa menyebut jalan ini cukup dengan “DU” saja karena di jalan inilah terletak kampus pertama Universitas Padjadjaran. Sekarang kampus Unpad ada satu lagi yang lokasinya di Jatinangor Sumedang kampusnya lebih luas dari yang pertama.

Sketsa Dipati Ukur, Dari Website Pemerintah Kabupaten Bandung

Lalu, Dipatiukur itu apa dan siapa, Dipati Ukur adalah seorang Adipati di Tanah Ukur, beliau adalah tokoh penting dalam sejarah kehidupan masyarakat Sunda.

Cerita singkat Dipati Ukur adalah sebagai berikut, bahwa akibat ekspansi Mataram ke Tanah Sunda maka pada abad ke 17 Tanah Sunda sudah menjadi kekuasaannya. Singkat cerita demi menyingkirkan VOC dari Batavia sebagai saingan dagang Mataram selanjutnya Sultan Agung memerintahkan Adipati Ukur untuk memimpin pasukan dan bergabung dengan tentara Jawa di daerah Karawang.

Namun karena sudah seminggu pasukan Jawa tidak kunjung datang maka Adipati Ukur membawa pasukannya datang ngajorag VOC di Batavia. Hal ini dianggap tidak menurut perintah Sultan Agung dari Mataram, maka Dipati Ukur ditangkap dan dihukum pancung di alun-alun Mataram.

Itulah cerita singkat Dipati Ukur, itu terjadi abad ke 17, bangunan yang akan saya perlihatkan tidak ada sangkut pautnya dengan cerita Dipatiukur sangkutannya hanya bahwa bangunan yang dibuat pada awal abad ke 20 itu terletak di jalan Dipatiukur.

Ada 5 bangunan yang diinventaris oleh Bandung Heritage terletak di jln Dipatiukur Bandung itu yakni empat rumah dan satu lagi kantor. Inilah bangunan cagar budaya tersebut

Kantor, jln Dipati Ukur no. 3

Rumah, jln Dipatu Ukur 17

Rumah, jln Dipati Ukur no. 25

Rumah, sekarang berfungsi sebagai hotel, jln Dipati Ukur no. 30

Rumah, jln Dipati Ukur no. 42

Demikian cerita rumah tua yang ada di jln Dipatiukur Bandung.

 

Bacaan: Dipati Ukur Pahlawan Pasundan (http://budayanusantara.blogsome.com)

19 thoughts on “Mengukur Bangunan Berumur di Jln Dipatiukur Bandung

  1. Oo..Begitu cerita DU ya Pak. Saya sering mendengar atau membacanya namanya sebagai jalan tapi tak tahu kalau beliau adalah berasal dari tanah Parahyangan. Sayang ya nasib beliau berakhir tragis begitu..
    Mengenai gedung2 yg dilestarikan itu, apa penyebabnya Pak? Ceita sejarah apa yg mereka emban?

  2. Cerita Dipati Ukur sebetulnya panjang, tapi disingkat saja apalagi tulisan di blog kalau terlalu panjang membosankan yang baca. Mengenai cerita sejarah bangunan tua hususnya di Bandung memang juga ada ceritanya. Komen Bu Evi menginspirasi saya untuk agar di tulisan yang akan datang dilengkapi data. Terimakasih Bu Evi!

  3. melihat foto rumah nomor tiga itu atap rumahnya dari apa ya pak ? ada juga rumah di sini yang beratap terlihat serupa, tapi saya yakin berbeda, yg di sini itu terbuat dari bahan kayak ijuk, jadi rumahnya terlihat lain daripada yg lain dan tentu saja mahal perawatannya
    seperti baisa .. foto rumahnya cantik cantik, terima kasih sudah berbagi🙂

  4. Bu Ely, atapnya dari potongan kayu kecil-kecil seperti atap bangunan lama di kampus ITB Bandung, tapi namanya itu, namanya itu, halah lupa Bu..

  5. Bu Ely, saya baru ingat bahwa atap itu adalah atap sirap, dari bahan kayu biasanya kayu ulin yang tahan puluhan tahun.

  6. Terima kasih Pak Aki, atas informasinya.
    Saya baru tahu nih tentang DIpati Ukur. Dari dulu sering lewatin, baru tahu kalau itu nama pahlawan …

  7. Sama-sama Pak Harjo, semoga semua jasa pahlawan mendapat tempat yang layak di sisis Tuhan Yang Maha Kuasa

  8. aku selalu bermimpi suatu saat bisa tinggal di rumah kuno……….., rasanya seperti kembali ke masa silam…….

  9. Heni, saya pun demikian, tapi pemeliharaannya lumayan juga, makanya banyak bangunan tua terbengkalai. Terima kasih, wassalam

  10. Terima kasih, foto-fotonya. Yang nomor 3 itu bukan kantor, sekarang sudah dipakai sebagai rumah tinggal.

  11. Wah, Rini beruntung, bagaimana ya rasanya ada di bangunan lantai dua yang bulat begitu. Terima kasih sudah berkomentar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s