Persiapan Keluarga Menyambut Tahun Baru 2012

Aku tidak akan mengupas masalah mengapa tahun baru harus dirayakan atau disambut dengan penuh kebahagiaan. Itu adanya di pikiran kita masing-masing, kala aku di kampung dulu bukan hanya tahun baru yang tidak pernah dianggap istimewa, tapi hari ulang tahun sendiri pun tidak ingat, apalagi diperingatkan atau diperingati orang lain, tapi itu sekali lagi dahulu zaman aku masih kecil dan tinggal di kampung.

Kini, anak-anak muda beda, menyambut tahun baru dengan penuh suka cita, demikian juga seperti dua tahun yang lalu, kali ini anak dan cucuku sepakat untuk merayakan pergantian tahun baru 2011 ke 2012 di rumahku di Bandung. Alasannya adalah sambil liburan anak-anak, terus biasanya pada mengambil panjar cuti barang satu atau dua hari. Disamping itu, hitung-hitung isirahat dari kesibukan hari-hari sibuk bekerja,  tempatnya di rumah orang tua. No problem, it’s good.

Tentu saja menyambut kedatangan mereka yaitu anak cucuku perlu dipersiapkan dengan baik. Misalnya untuk menyiapkan dua keluarga dengan dua asisten (hehehe maksudnya pembantu) perlu persiapan kamar tidurnya. Keluarga si sulung di kamar mana, keluarga si nomor dua dimana, terus satu lagi  yang masih bujangan di mana. Ini semua perlu tenaga ekstra membersihkan kamar, menyulap mushala jadi kamar tidur, dan gelar karpet di tengah rumah. Menarik meja kursi ke pinggir, lalu menciptakan lapangan bola mini yang kelak dipakai pertandingan.

Demikian juga yang pertama dan utama pada setiap gempungan, pertemuan, silaturahmi, adalah persiapan makanan. Makanan yang disiapkan adalah makanan yang disukai bersama termasuk juga makanan yang disukai cucu-cucuku yang masih pada duduk di TK dan SD. Istri kala merencanakan makanan meskipun sudah rutin tapi tetap mengabsen satu demi satu makanan yang akan disuguhkan selama perhelatan (wah saya berlebihan ya?). Kami suami istri sudah komit kalau salah seorang punya ide jangan cepat-cepat disanggah, karena itu lewat pemikiran, rencana, dan bahkan he he he  renungan.. pembiayaannya. Makanya ketika dia mengatakan daftar makanan yang agak panjang saya meng-ia-kan dengan khusuk.

Mulai dari “soto ayam tambah prekedel” katanya, “iya” jawab saya. “sayur kacang merah makannya bersama pindang tongkol masak cabe”, “okey”, “spaghetti”, “setuju”, “hamburger”, “ikutan”, “Aki membeli mpek empek”, “hah? tapi acc lah”, “Aki juga membeli bakso tahu dan siomay”, siap komandan!”. “

Tambah satu lagi, karena ada mantu yang senang masakan tulang ikan asin (masih ada dagingnya) dimasak cabe asam manis, juga dibuatkan. Eh terlewat pepes ikan patin, itu mah kesukaan Aki atuh! Termasuk buah-buahan, karena ada cucu yang senang makan buah-buahan “Aki jangan lupa membeli salak, manggis, jeruk”, “beres!”, kalau rambutan memetik sendiri di pohon kebetulan sedang berbuah.

Okey persiapan sudah matang everything is okey, jangan lupa hari Minggunya cucu sudah pesan mau naik kuda bersama Aki, beres lah!

Demikian persiapan kenduri menyambut tahun baru di keluargaku sudah ready, biasanya pengalaman dua tahun lalu pada saatnya menunggu datangnya tahun baru dari sejak sore di rumah sudah seperti kapal pecah, para cucu bermain kejar-kejaran, sudah berkumpul bersama di depan TV sambil  lesehan, bahkan tiduran di karpet. Dan, seperti kejadian dua tahun yang lalu itu menjelang jam 12:00 biasanya satu demi satu baik anak dan mantu demikian juga cucu “tewas” duluan dan TV nyala sendirian menonton yang tidur. Ketika aku terbangun dini hari (karena ikut tertidur kelelahan persiapan), kelihatan bergelatakan kurban kantuk bak di lapangan kurusetra ketika bharatayudha.

Hari ini masih hari Jumat, sore ini anak dan cucu akan berdatangan, aku dan istri menunggu dengan penuh rasa bahagia.

12 thoughts on “Persiapan Keluarga Menyambut Tahun Baru 2012

  1. Aki memang Ayah sekaligus kakek yang baik buat anak dan cucunya….pasti mereka sudah ingin pulang dan ngumpul sama Aki…..
    salam baktos buat mereka yaa….

  2. Ha ha.. kakek dan nenek yang bijak.
    Saya juga sering berpikir, betapa capenya mertua saya setiap kali kami mengunjunginya. Persis! Menyiapkan tempat anak-cucu-mantunya tidur, menyiapkan daftar makanan yang akan dimasak, lalu membereskan sprei, delimut kembali setelah kami pergi…. Oh, kasihan banget, bathin saya. Tapi kalau saya bicarakan hal ini, ehh mertua saya bilang sangat terhibur jika kami (terutama cucunya) datang.

    Ternyata memang demikian ‘insight’nya ya Pak Eman. Semoga sukses dengan malam tahun barunya, Pak..

  3. Terima kasih, wah saya baru-baru ini sempat ke Malang tapi tak bisa menikmati wisatanya karena waktunya demikian pendek, next time bisa datang kembali

  4. Akhirnya mereka kumpul merayakan penyambutan tahun baru, Nuhun Bud, tahun baru di Tasik kumaha ramea?

  5. @ Bu Made, dalam menyambut tahun baru semuanya berjalan lancar, selamat untuk Ibu serta putra disayang kakek nenek dan Ibu disayang mertua, Terima kasih sudah berkunjung.

  6. Membayangkan andai saya bisa berada di sana pasti bisa minta ijin untuk metik buah rambutan langsung dari pohonnya🙂

    waduh .. menunya banyak sekali ya pak, untung ndak dipajang fotonya , jadi nggak akan ngiler🙂

    Selamat tahun baru🙂

  7. Meski terlambat, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru buat Aki Emat Sekeluarga Besar. Semoga tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya…

  8. @Yisha, terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar, berkumpul sekeluarga yang damai dan sejahtera selalu kita dambakan

  9. Budiastawa, terima kasih, sama-sama selanat tahun baru semoga masing-masing dari kita berupaya memperbaiki kesalahan dan kekeliruan di tahun yang lalu

  10. Iya Bu Ely hanya satu-satunya pohon buah yang tumbuh di halaman, tapi pohon rambutan ini rajin sekali berbuah, boleh, boleh Bu Ely petik sendiri tetangga juga terbagi semua selama tidak punya pohon yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s