Memotret Gedung Lama di Bandung

Selagi muda saya sama sekali tidak menunjukan minat ke dalam dunia fotografi, jadinya mengenai pembuatan gambar dengan kamera hampir nol besar. Demikian juga dengan hobi mengumpulkan foto, juga tidak punya. Menyesalnya kini ketika masa tua minat saya timbul akan hal-hal yang berbau masa lalu, sebutlah foto-foto bangunan lama dengan sejarahnya.

Kalau saja saya rajin sejak masih muda mengumpulkan foto-foto lama, memail dokumen-dokumen, termasuk mengumpulkan  ijazah atau juga rapor sekolah zaman dahulu, mungkin kalau ada niat menulis atau posting di blog tentang sesuatu yang wis lawas tidak serepot ini. Belakangan ini saya sangat ingin melihat ijazahnya puny kakak saya yang sudah almarhum ketika dahulu lulus AMS Bandoeng.

Tapi, itu semua tak perlu disesali, karena sudah berlalu, dan itu tidak akan kembali, lebih baik apa yang ada dan bisa dilakukan saat ini dalam menjalani hobi atau minat baru yakni berburu foto gedung lama di Bandung. Maksud saya pertama semampunya seorang aki-aki, sekuatnya seorang lansia, seadanya peralatan yakni hanya kamera saku yang sederhana, bahkan hanya menggunakan kamera yang built in dengan HP. Tiada rotan akar pun berguna.

Seyogianya saya bersyukur untuk menunjang hobi baru ini saya mempunyai keuntungan yakni tinggal di Kota Bandung yang tentunya tidak terlalu membutuhkan dana khusus. Hanya dengan naik bus Damri dalam kota, berkendaraan  angkot yang tersedia ke berbagai arah lokasi, terus bahkan dengan cara berjalan kaki sekalian berolah raga dari satu lokasi ke lokasi lain yang berdekatan.

Berburu atau hunting foto gedung lama harus punya waktu, niat, kesempatan, bahkan he he he kesehatan bukan? Dan, menurut saya harus sendirian, waktunya khusus untuk itu, jadi jangan sambilan, jangan sambil belanja misalnya. Nah, kesempatan itu ternyata datang juga hampir dua hari berturut-turut yakni pada pertengahan bulan November 2011 ini.

Dari mana atau dari lokasi mana mulai berburu fotonya sampai kebingungan saking antusiasnya untuk mengawali pemotretan. Akhirnya saya mulai dengan kawasan seputar Alun-alun, dilanjutkan ke  jln Braga, Stasiun KA Bandung, jln Perintis Kemerdekaan, jln Watukencana, jln Merdeka, jln Sumatra,  jln Aceh,  jln Diponegoro,  dan beberapa tempat lagi.

Saat di lokasi pemotretan ternyata ada beberapa kendala misal tenyata memotret gedung yang berlokasi di tepi jalan sulit sekali karena demikian padatnya lalu-lintas kendaraan, padahal memotret gedung yang utuh perlu lahan yang luas dan itu didapat  umumnya diambil dari seberang jalan. Kendala berikut adalah gedung-gedung lawas tersebut ternyata sebagian besar dipagar, dan bahkan ada bangunan yang tertutup oleh rindangnya daun pepohonan, jadi cukup kebingungan dari sudut mana potret harus diambil. Ketiganya gedung-gedung banyak yang digunakan oleh instansi dinas seperti misal instansi militer, kepolisian, departemen, dan juga sekolah. Tentu ada penjaganya, ada piketnya, dan ada sekuritinya. Saya juga tidak begitu mengerti apakah kalau memotret  bangunan gedung perlu minta izin kepada yang jaga atau tidak? Mestinya iya memang harus, adab yang baik meskipun tidak tertulis seyogianya harus meminta izin.

Tapi karena saya cuma tukang foto amatiran, kemudian kalau minta izin rasanya terlalu berlebihan, apalagi harus melalui birokrasi permintaan permohonan tertulis. Akhirnya diambil kebijaksanaan sendiri, pertama selama masih bisa memotret lokasi dengan diam-diam ya.. dijepret saja. Atau keliling-keliling dahulu,  istirahat dahulu supaya jangan dicurigai orang, begitu ada kesempatan ya begitu saja,  jepret lagi. Jika ada sekuriti di situ dan saya hanya mengandalkan “ketuaan” , ditandai dengan uban, dan dengan gaya “segala kepolosan dan ketidak tahuan”, memohon dengan segala hormat untuk memoto gedung. Entah kasihan atau memaklumi seorang lansia maka selama ini tidak mengalami kesulitan, lancar saja tuh!

Dan dari begitu banyak lokasi atau gedung yang dianggap cagar budaya saya sudah berhasil memotret sekitar 50 lokasi/Gedung. Padahal dalam buku keluaran baru  “100 Bangunan Cagar Budaya di Bandung” oleh Harastoeti DH,  baru 100 gedung yang dijadikan cagar budaya, dan masih banyak lagi.

Setelah dua hari berburu foto gedung lama di Kota Bandung, maka saya sudah berhasil mengumpulkan gambar-gambar sebagai berikut:

  1. Grand Hotel Preanger, jln Asia Afrika
  2. Savoy Homann, jln Asia Afrika
  3. Apotik Kimia Farma, jln Asia Afrika
  4. Gedung De Vriest, jln Asia Afrika
  5. Gedung Merdeka, jln Asia Afrika
  6. Gedung PLN, jln Asia Afrika
  7. Eskomto bank, jln Asia Afrika
  8. Kantor Pos Bandung, jln Asia Afrika
  9. Yayasan Kebudayaan, jln Naripan
  10. Centre Point, jln Braga
  11. Landmark, jln Braga
  12. Gedung Bank BJB, jln Braga
  13. Bank Indonesia, jln  Braga
  14. Gereja Bethel, Wastu Kancana
  15. Polrestabes Bandung, jln Merdeka
  16. Gereja, jln Merdeka
  17. SDN Banjarsari, Jln Merdeka
  18. SMPN 5 Bandung, jln Sumatra
  19. Kantor Pusat PT KA Indonesia
  20. Indonesia Menggugat, jln Perintis Kemerdekaan

Sekian 20 lokasi gambar dahulu nanti disambung lagi.

Sebagai contoh di bawah ini:

Hotel Savoy Homann Kini, koleksi Aki Eman

 

Hotel Savoy Homann dulu. (1947), koleksi Nederlands fotomuseum

He he he malah bagusan foto tempo dulunya ya..

Harapan saya semoga kelak satu persatu dari bangunan lawas di Kota Bandung ini akan menjadi  bahan untuk postingan.

2 thoughts on “Memotret Gedung Lama di Bandung

  1. Pak SMPN 1 Bandung, Jln Kesatriaan , pasirkaliki.. Sakolaan nu didirikeun ku Pak dr. Setidabudhi , tos lebet ka warisan kota Bandung oge🙂
    Ngan abdi teu acan ninggal nu daerah pecinan nya? (kebonjati, gardujati, astana anyar, dll)

  2. Oh begitu? nanti kalau sempat dipotret lah, postingan pecinan sudah ada sebagian, nuhun wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s