Braga Festival, Sawah, Saung, dan Bebegig!

Pada saat Festival Braga tahun 2011 ini di jalan Braga pendek yakni sepotong jalan antara jalan Asia Afrika dan jalan Naripan dipajang atau distel nuansa yang Priangan banget.

Pesawahan tempo doeloe. Koleksi Tropenmuseum

Disebut Priangan khsusnya Bandung, pada tempo doeloe tidak lepas dari gambaran alam pedesaan, yang, keelokannya terletak pada daerah lembah dan pegunungan, banyaknya rumpun bambu, sungai yang mengalir dengan airnya yang jernih, hamparan sawah, padi yang menguning, serta saung yang berada di tengah sawah. Foto-foto jadoel zaman kolonial Belanda juga banyak ditemukan gambaran keindahan dan keelokan tanah Priangan berupa pesawahan.

Demikian juga adat, seni budaya, tidak jauh dari lingkungannya. Alat-alat kesenian termasuk kecapi, seruling bambu, calung, angklung, dan karinding, menunjukan tidak jauh bahannya dari tempat terdekat dengan lingkungannya.

Tahun 60-an ketika jalan Soekarno-Hatta belum dibuat sepanjang jalur itu Bandung betul-betul didominasi oleh pesawahan yang luasnya berhektar-hektar. Saat ini jalan yang paling padat di Bandung itu sepanjang jarak dari Cibeureum sampai ke Cibiru kiri kanannya sudah penuh dengan bangunan beton, mungkin pesawahan sebentar lagi akan hilang.

Sawah dan Saungnya dihadirkan di Festival Braga tahun 2011

Nampaknya, agar  sesuai dengan temanya “Balik Bandung”, nostalgia mengenai keindahan pesawahan dihadirkan pada Festival Braga 2011 tersebut.

Di depan bekas pertokoan Sarinah pot-pot tanaman padi disusun menyerupai pesawahan, dan tentu saja tak elok jika sawah tanpa saungnya.

Pertunjukan seni di panggung saung sawah

Di saung inilah dipertunjukan beberapa kesenian yang Sunda banget, sebagai contoh di atas pertunjukan kecapi suling, pemetik kecapinya adalah seorang anak yang masih berumur 10 tahunan.

Bebegig atau orang-orangan sawah

Ada yang belum disebut yakni bebegig!, bebegig adalah aslinya orang-orangan sawah. Aslinya bebegig dipasang ditengah sawah, terus diberi tali memanjang sampai ke saung sawah, jika burung-burung pemakan padi yang sedang mulai berbulir berdatangan menyerbu maka si bebegig tinggal ditarik-tarik talinya dari saung sawah, dan burung kaget terus terbang menjauh.  Mungkin si bebegig ini hehehe.. disangka manusia oleh burung.

Belakangan bebegig sering diarak dibawa diusung oleh demonstran, bisa menyerupai tikus jika sedang demo anti korupsi, bisa berupa apa saja sesuai dengan temanya, biasanya ditangan demonstran bebegig bisa bernasib buruk yakni berakhir dengan dibakar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s