Muncul di Pasar Baru Bandung

Baru seminggu setelah lebaran 2011 ini, saya mengantar istri untuk belanja seprai, sarung bantal, dan bed cover ke Gang Tamim Bandung. Di sekitar sini kalau mau belanja kain atau bahan pakaian lengkap ada. Seperti halnya istri saya belanja kain untuk seprai dsb itu tinggal memilih jenis dan warna kain, sebutkan kasurnya atau tempat tidurnya nomor berapa kemudian si penjual sudah hapal berapa meter kain diperlukan. Dan bagusnya, tukang jahitnya pun sudah berada di sana, dua hari kemudian pesanan selesai dan diantar ke rumah jika Anda orang Bandung.

Nah, ternyata Gang Tamim yang banyak toko penjual kain itu, terletak di belakang Pasar Baru Bandung yang sudah terkenal tempat belanja pakaian itu, hanya satu belokan dan hanya berjalan kaki saja eh, saya sudah muncul di Pasar Baru Bandung.

Pasar Baroe, Bandoeng 1920-an. Penglihatan ke arah utara.

Pasar baru yang cocoknya disebut Pasar Lama he he he.. karena memang sudah ada sejak zaman Walanda. Pasar Baru Bandung dibangun tahun 1884. Ternyata pada tahun 1935 yang dulu bernama Pasar Baroeweg itu pernah mendapat predikat sebagai pasar terbersih dan teratur se-Hindia Belanda.

Nah, biasa selanjutnya direnovasi pada tahun 2001 dan jadilah Pasar Baru Bandung yang sekarang ini.

Pasar Baru Bandung 2011

Jangan merindukan Pasar Baruweg yang masih lengang, sekarang kondisinya sudah begini ramai dan padat lalulintas berbagai kendaraan.

Persis di depan Pasar Baru itu ada jalan ramai dan padat namanya jalan Otto Iskandardinata yang memanjang dan lurus dari Gedung Pakuan sebelah utara sampai ke Taman Tegallega di sebelah selatan. Bahkan kabarnya kalau Residen Belanda ingin melihat Tegallega tempat pacuan kuda dengan kekeran bisa melihatnya dengan jelas.

Jembatan Penyebrangan dekat Pasar Baru Bandung

Untuk membuktikan bahwa betul jalan Otto Iskandardinata lurus dari Gedung Pakuan sampai Tegallega maka saya naik jembatan penyebrangan, maaf jembatan ini kelihatan tidak terurus karena mungkin tidak pernah ada yang mempergunakannya sejak dibuat.

Jalan lurus Otto Iskandardinata ke arah utara dari Pasar Baru Bandung

Diujung sana sebelah utara terletak Gedung Pakuan yang sekarang menjadi tempat tinggal Gubernur Jawa Barat.

Jalan lurus Otto Iskandardinata ke arah selatan dari Pasar Baru Bandung

Dan juga ke arah Tegallegaterlihat lurus seperti ini

Penglihatan dahulu ke arah selatan dari Pasar Baru seperti di bawah ini:

Pasar Baroe Bandung Tempo Doeloe

Demikian kisah saya muncul di Pasar Baru Bandung.

Dan memang dahulu kemungkinan besar Residen Preanger dari Gedung Pakuan bisa melihat pacuan kuda di Tegallega. Kalau Gubernur sekarang dengan kondisi jalan seperti saat ini apa bisa kelihatan Tegallega ya?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s