Rukun dengan Sedulur dan Ramah dengan Lingkungan

Ramadhan berakhir sudah, tanggal 1 Syawal 1432 H datang menjelang umat Islam berduyun-duyun untuk berjamaah mendirikan sholat dan mendengarkan khotbah di lapangan yang biasanya banyak menekankan tentang evaluasi ibadah puasa dan dengan harapan ke depan perilaku kita akan lebih baik lagi terutama rukun dengan sedulur khususnya bangsa Indonesia.

Sholat Iedul Fitri yang sudah berulang dilaksanakan, berkumpul berjamaah di lapangan, dengan hati yang kembali ke fitrah bersih niat dengan tulus memohon maaf kepada dulur sekasur, dulur sedapur, dulur sesumur, dan dulur  selembur. Juga jangan lupa bukan hanya mohon dimaafkan atas segala kesalahan, akan tetapi juga kita juga memaafkan kesalahan orang lain.

Karena sudah rutin, sudah terbentuk tradisi-tradisi, budaya-budaya baik, yang seyogianya terus dipelihara yaitu budaya mengantri, budaya bersalaman, budaya saling memaafkan, budaya disiplin membuat barisan shaft sholat yang lurus dan rapih, semua itu adalah hal-hal baik yang perlu terus dipelihara dan dikembangkan.

Sebelum khotib naik mimbar diumumkan kepada hadirin tentang, maklum setahun sekali, cara-cara dan tata tertib dalam melakukan sholat ied dan tertib mendengarkan khotbah. Diumumkan pula oleh panitia mengenai kegiatan panitya tentang penerimaan zakat, infaq, dan shodakoh, beserta penyalurannya. Tak lupa pula mengumumkan penerimaan uang dari hasil mengedarkan kencleng Iedul Fitri tahun lalu.

Jangan meninggalkan lapangan seperti ini

Pendididkan hubungan manusia dengan Tuhannya telah sering dilakukan, namun pendidikan hubungan hablum minana naas, dan jangan lupa, hubungan manusia dengan alam, yang paling dekat adalah dengan lingkungan hidup kita. Dan yang paling konkrit adalah membuang sampah pada tempatnya.

Jadi nanti lagi sebelum sholat ied dimulai selain pengumuman yang telah rutin mengenai laporan panitia dan cara-cara melaksanakan ritual ibadah sholat ied dan mendengarkan khotbah juga diumumkan:

Rukun dengan Sedulur, Ramah dengan Lingkungan

“Kaum muslimin dan muslimat yang dikasihi dan dirakhmati Allah SWT, jangan lupa setelah sholat ied selesai diharap tidak lupa untuk membawa kembali tilam sajadah berupa koran bekas. Untuk itu kami telah menyediakan tempat sampah di setiap pintu keluar lapangan, terima kasih atas perhatiannya, wassalamu alaikum warohmatullahi wa barokatuh.

Sebagaimana membudayakan memakai helm kala naik sepeda motor dan memakai safety belt saat mengemudi kendaraan yang kelihatan sudah mulai terbiasa, adalah pada saatnya pula pendidikan membuang sampah pada tempatnya didengungkan dan dibudayakan dari masjid dan tempat sholat di lapangan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s