Meisje Uit de Preanger

Mojang Priangan

Mojang Priangan

Mun disanggul ayu. Mun disinjang lenjang. Mun dierok denok. Mojang Priangan /

Jika bersanggul ayu. Jika berkain langsing. Jika pakai rok cantik. Mojang Priangan

Panon Hideung

Panon hideung. Irung mancung. Pipi koneng. Euis Bandung /

 Mata hitam. Hidung mancung. Pipi kuning. Putri Bandung

Itulah dua bait dari dua judul lagu yang isi liriknya memuji kecantikan, kemolekan, dan kejelitaan mojang Priangan. Banyak syair lagu yang senada dengan itu, pokoknya menceritakan keindahan tanah Priangan dan kemolekan mojangnya.

Apakah betul begitu ya? Jawabannya harus bertanya kepada akhlinya misal kepada Bung Karno seniman pengagum kecantikan, yang apalagi masa mudanya pernah tinggal di Bandung, ketika menjadi mahasiswa De Techniche Hoogeschool te Bandung, tentunya banyak mengetahui bagaimana gadis Pasundan. Kalau saya membahasnya rasanya nggak bisa deh.

Sementara ini saya ingin memperlihatkan foto-foto djadoel mojang Priangan saat zaman Belanda boleh dibilang “Mojang djadoel Priangan”

Menenun kain di Baros Baros. Java. Soekaboemi 1911

Portret wanita perkebunan teh di Priangan. 1920 - 1940 Koleksi Tropenmuseum

Portret wanita muda Soenda. Koleksi Tropen Museum

Portret wanita muda Soenda. Koleksi Tropen Museum

Portret wanita Soenda pemetik teh di Priangan Koleksi Tropenmuseum

Mojang Bandung (1940-an). Koleksi Album Bandoeng Tempo Doeloe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s