Gaji Bupati Zaman Kolonial di Priangan

Pertemuan bulanan Bupati di Kab. Garut Tahun 1920-an (Koleksi Ny. R. Etty Soekati)

Pada tahun 1870 di seluruh Priangan ditetapkan jumlah pejabat, yang disebut pangreh praja, oleh pemerintah kolonial Belanda.

Terdiri dari:

5 bupati, 9 patih, 5 mantri kabupaten, 1 hoofdjaksa, 1 adjunct-hoofddjaksa, 8 jaksa, 8 adjunc-jaksa, 5 hoofdpenhulu, 4 penghulu, 63 wedana (kepala district), 150 asisten wedana (kepala onder district), 9 onder collecteur, 50 mantri pengairan, 82 juru tulis, dan 625 0pas. Nah, para birokrat ini semuanya digaji oleh Pemerintah Hindia Belanda

Tentu Anda ingin tahu berapakah gaji atau pendapatan mereka, berdasarkan keputusan Gubernur Jenderal tertanggal 10 September 1870 , sebagai contoh gaji para Bupati Priangan per tahun sebagai berikut:

  1. Bupati Cianjur f 20.000,- dengan tunjangan f 24.000,-
  2. Bupati Bandung f 20.000,-  dengan tunjangan f 24.000,-
  3. Bupati Sumedang f 20.000,-  dengan tunjangan f 24.000,-
  4. Bupati Limbangan f 20.000,- tanpa tunjangan
  5. Bupati Sukapura f 20.000,- tanpa tunjangan

Disamping penghasilan tersebut para Bupati juga mendapat presentase  f 1,- dari setiap pikul kopi yang disetor kepada Pemerintah Hindia Belanda. Prosentase ini ada angka maksimalnya misal untuk Bupati Bandung maksimal f 30.000,-

Total kurang lebih gaji bupati saat itu per tahun  f 74.000, –

 

Mobil milik Bupati Ciamis RTA Sunarya tahun 1938 (Koleksi Ny. R. Etty Soekati)

Bupati zaman dulu juga punya mobil

Sumber: Kehidupan Kaum Menak Priangan 1800 – 1942, oleh: DR Nina H. Lubis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s