Ngabedahkeun Kolam

Kolam di lembur sebelum dibedahkeun

Mengeluarkan air dari kolam ikan atau mengeringkan kolam ikan disebut ngabedahkeun (bhs Sunda) kolam.

Di daerah Ciamis utara Jawa Barat banyak ditemukan kolam ikan, umumnya warga memiliki kolam ikan hanya untuk keperluan sendiri saja atau ikannya hanya untuk dikonsumsi keluarga, hanya beberapa orang saja yang memelihara ikan untuk dijual misalnya.

Ikan-ikan yang dipelihara biasanya didapat dari hasil pengembangbiakan petani sendiri. Misal kebiasaan orang tua dulu adalah disamping kolam pemeliharaan tapi letaknya atau posisinya agak  lebih tinggi dari kolam pemeliharaan dibuatkan kolam yang relatif lebih kecil, kolam inilah yang disebut kolam pemijahan. Di kolam itu ikan yang sudah dewasa  saatnya bertelur, dipilih dibiarkan meletakan telurnya pada ijuk yang telah disediakan. Kemudian telur akan menetas dan beberapa saat kemudian akan menjadi anakan yang mula-mula masih kecil sekali, lalu lanjutnya dipelihara dan dibiarkan agar sedikit agak besar dan kuat, jika sudah kuat hidup sendiri langsung saja air dan anakan ikannya dialirkan atau dihanyutkan kedalam kolam besar pemeliharaan, dan jadilah punya kolam yang berisi ikan.

Ngabedahkeun kolam tidak dilakukan setiap waktu, sebut saja jarang sekali, karena kalau hanya untuk dimakan sendiri rutin atau untuk temannya makan, cukup mengambilnya dengan menyeroknya saja dari kolam memakai alat bernama sair lambit, dorang, ditangkap begitu saja atau ngobeng, atau hanya dengan dipancing, jadi tidak usah dibedahkeun.

Ngabedahkeun kolam hanya untuk keperluan tertentu saja semisal perlu ikan yang jumlahnya agak banyak untuk hajatan, atau kenduri khitanan, kawinan, munggahan puasa, juga untuk hidangan ikan saat lebaran.

Ngabedahkeun kolam jaman dahulu adalah saat yang paling ditunggu oleh anak-anak, karena bisa menangkap ikan dengan mudah, main-main dengan lumpur, meski selalu dilarang oleh orang tua karena kalau air kolam mulai surut terus diucek-ucek lumpurnya oleh anak-anak maka ikannya bisa mabok.

Saat ngabedahkeun kolam juga saat membuat api unggun ditepi kolam dan langsung membakar ikan kecil biar cepat matang dan he he he langsung dimakan. Cara cepat memberi asupan protein kedalam tubuh bocah.

Kolam ikan sudah mulai mengering

Jika kolamnya besar ngabedahkeun tidak bisa mendadak saat itu akan tetapi pengeluaran air kolamnya harus dimulai sejak kemarinnya biar pagi-pagi air kolam sudah mulai surut.

Selanjutnya pengeluaran air sedikit demi sedikit, sebab kalau sekaligus akan lansung kolamnya kering jadinya tidak sempat leluasa bisa memilah-milih mana yang akan diambil dan mana yang dibiarkan hidup agar menjadi besar.

Maksud ngabedahkeun kolam adalah untuk mengambil ikan secukupnya saja, jadi tidak semua ikan diangkat. Hanya ikan-ikan yang sudah cukup besar saja misalnya ikan gurame dan ikan emas yangsudah  besar-besar saja untuk dimasak dengan cara dipepes atau dimasak lain untuk hidangan tamu atau untuk prasmanan. Ikan yang sedang misal jenis mujahir, nilem, tawes, tambak, dan lainnya untuk dgoreng atau dipindang. Jangan lupa yang menyaksikan ngabedahkeun biasanya para bocah biasa mendapat jatah ikan. Sedangkan jenis beunteur, bogo, lele, itu termasuk ikan liar yang boleh bebas diambil oleh siapapun, apalagi kalau kolamnya dikeringkan bisa rebutan menangkap ikan lele.

Sesudah selesai mengangkat ikan yang diperlukan, segera hong atau kuluwung pembuangan air ditutup dan kembali kolam diisi air agar kolam mulai tergenang lagi air dan selanjutnya bisa memelihara ikan kembali, yaitu sisa ikan yang tidak ditangkap.

Akan tetapi jika kolam akan dikeringkan dahulu atau akan diangkat lumpurnya, maka ikan yang akan kembali ditanam harus dipindahkan dahulu di sebuah  kolam kecil yang telah dipersiapkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s