Sayur Batang Talas

Istri saya sempat protes dalam suatu pertemuan keluarga karena kaum lelaki menyatakan bahwa dalam suatu acara silaturahmi konsumsi atau makanan itu tidak begitu perlu, yang perlu silaturahminya atau temu kangennya, lanjutnya. Sekali lagi menurut istri saya makanan itu membawa ramainya, akrabnya, betahnya, cerianya, suatu pertemuan. Saya selalu menyetujui gagasan istri saya, terutama menyangkut makanan, untuk itu saya rela jadi pelopornya.

Nah, dalam rangka memanjakan isi perut saat acara pertemuan silaturahmi keluarga di daerah Ciamis sebelah utara sana, sering dengan sengaja disediakan makanan jadul alias makanan ketika kami yang sudah aki dan nenek dulu semasa kecil sering memakannya. Misalnya di suatu saat pertemuan pribumi menyediakan angeun tutut/olahan dari semacam siput atau keong sawah, atau disaat pertemuan berikutnya pindang  nangka muda, pindang ikan nilem, goreng ikan kecil nan renyah, sambal cabe rawit thok atau tolenjeng, dsb itu lauk-pauk teman nasi. Selanjutnya jajaburna alias makanan kecil atau yang sekarang disebut jajanan pasar misal papais/bugis, apem, adas, gulampo/tape ketan yang telah direbus, hunkue asin dengan ditaburi goreng bawang, dan lain sebagainya.

Dan ini yang cukup istimewa adalah makanan bernama colok gembrung, colok itu tusuk, sedangkan gembrung adalah nama alat musik tabuh yang terbuat dari kulit sapi semacam beduk. Nah,colok gembrung adalah tusukan potongan kecil kulit sapi yang empuk karena penggodogan yang matang, adapun bumbunya dituangi tumisan galendo/produk sisa ketika membuat minyak goreng dari bahan kelapa.

Jenis batng talas yang bisa disayur

Ada teman nasi yang hampir terlupakan juga disediakan di satu kesempatan silaturahmi adalah sayur batang talas. Sebetulnya hampir semua talas rasanya selalu ada gatal di tenggorokan. Jadi harus pandai-pandai memasaknya agar terhindar dari gatal tersebut.

Untuk membuat sayur batang talas atau sayur lompong atau sayur poloy tidak sembarangan talas meskipun memang banyak macamnya yang bisa disayur. Gambar di samping ini adalah jenis pohon talas yang bisa dimasak atau dibuat sayur.

Cara menyiapkan bahannya biasa saja, setelah satu pohon talas dicabut kemudian dibuang daunnya, padahal daunnya juga masih bisa dimasak, potong-potong batangnya juga kupas umbinya, dan juga dipotong-potong, cuci kemudian semuanya direbus, setelah cukup empuk kemudian diangkat dan air rebusannya dibuang.

Masaklah rebusan batang dan umbi talas itu, dengan cara ditumis begitu saja atau dimasak memakai santan.

Sayur Lompong

Dan jadilah sayur lompong tersebut, cocock bagi akai-aki dan nini-nini karena sayurnya super empuk.

Betul saja pertemuan silaturahmi menjadi ramai dan ceria karena cukup tersdia makanan, apalagi makanan jadul kesukaan hadirin. Tak rugi saya mendukung pendapat istri.

8 thoughts on “Sayur Batang Talas

  1. Nimbrung Ya…Aku punya tanaman talas yang tidak gatal sama sekali…bahkan mentahpun saya kunyah tidak gatal….juga batangnya renyah, tidak cepat lembek….talas jenis apa ya punyaku itu?
    ,

  2. Mas, saya juga pernah menemukan talas jenis itu di Cisarua Bandung, memang tidak gatal, penduduk setempat memasaknya juga sebagai sayur

  3. untuk sayur yang satu ini. yaitu “Sayur Batang Lompong” sudah saya kenal sejak kecil sekitar Tahun 1977 maklum aku dilahirkan tahun 1972, didaerah saya di Sidoharjo, Sragen, Jateng. waktu itu makan nasi, sayur lompong hal yang biasa. Sekarang saya tinggal di Jakasetia, Bekasi Selatan, Istri Saya sering masak “Sayur Batang Lompong”, soal rasa enaaak tenaaaaan brooooooooo “SAYUR BATANG LOMPONG”, mau coba silahkan……….asal tau cara memasaknya karena jika tidak tau memasaknya jika dimakan akan terasa gatal-gatal di bibir, lidah tentu sakit yang dialami.

  4. Pak Waras untuk sayur lompong yang satu ini, kita sepakat puenak tenan, betul broo!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s