Batu Bertulis Di Depan Gedung Sate

Dalam perjalanan saya yang tanpa ijin memasuki dan memotret komplek Gedung Sate dari dekat,  penglihatan saya tertumbuk pada sebuah batu bertulis. Memahatkan tulisan di batu adalah prasasti yang dibaca generasi demi generasi yang akan datang kemudian akan mengerti tentang leluhurnya.

Jika berbicara tentang batu tulis tentu Anda tidak lupa dengan batu bertulis yang berada di Bogor, inilah gambarnya:

Batu Bertulis, 300px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM

Prasasti Batutulis di tahun 1920-an, sumber

Isi prasasti batu bertulis:

  • Wangna pun ini sakakala, prebu ratu purane pun,
  • diwastu diya wingaran prebu guru dewataprana
  • di wastu diya wingaran sri baduga maharaja ratu haji di pakwan pajajaran seri sang ratu dewata
  • pun ya nu nyusuk na pakwan
  • diva anak rahyang dewa niskala sa(ng) sida mokta dimguna tiga i(n) cu rahyang niskala-niskala wastu ka(n) cana sa(ng) sida mokta ka nusalarang
  • ya siya ni nyiyan sakakala gugunungan ngabalay nyiyan samida, nyiyan sa(ng)h yang talaga rena mahawijaya, ya siya, o o i saka, panca pandawa e(m) ban bumi.

Terjemahan bebasnya kira-kira sebagai berikut.

  • Semoga selamat, ini tanda peringatan Prabu Ratu almarhum
  • Dinobatkan dia dengan nama Prabu Guru Dewataprana,
  • dinobatkan (lagi) dia dengan nama Sri Baduga Maharaja Ratu Aji di Pakuan Pajajaran Sri Sang Ratu Dewata.
  • Dialah yang membuat parit (pertahanan) Pakuan.
  • Dia putera Rahiyang Dewa Niskala yang dipusarakan di Gunatiga, cucu Rahiyang Niskala Wastu Kancana yang dipusarakan ke Nusa Larang.
  • Dialah yang membuat tanda peringatan berupa gunung-gunungan, membuat undakan untuk hutan Samida[2], membuat Sahiyang Telaga Rena Mahawijaya (dibuat) dalam (tahun) Saka “Panca Pandawa Mengemban Bumi”[3].

Saya akan melanjutkan menulis tentang prasasti yang berada di halaman bagian depan Kantor Gubernut Jabar, inilah gambar seluruhnya, dan inilah tulisan yang tertera di batu tersebut

Prasasti

Saya tidak akan menulis kembali tulisan apa yang tertera pada batu tersebut.

Tulisan di batu

Tulisan akan jelas dibaca jika gambar diklik.

Tulisan di penyanggah batu

Akan lebih jelas terbaca jika diklik di gambar.

Demikian, baru sampai di sini saya menulis tentang prasasti yang tertera di batu yang terletak di halaman Gedung Sate

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s