Batas Maksimal Kecepatan Kendaraan

Ini pengalaman lama yaitu saat saya masih bekerja, sekarang sudah pensiun, kami bekerja di sebuah perusahaan yang sangat mengutamaka keselamatan dan kesehatan kerja. Bagian dari itu adalah disiplin berlalu lintas, terutama yang ingin saya ceritakan adalah batas kecepatan maksimal berkendaraan di kompleks perusahaan itu. Kompleks perusahaan tempat kami kerja, termasuk tempat tinggal karyawan, adalah wilayah yang terpisah dengan pemukiman umum, jadi aturan-aturan lalu lintas kendaraan pun hanya disesuaikan dengan tujuan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan tersebut.

Kecetapan maksimum mengemudikan kendaraan di kompleks adalah 45 km perjam, itu sangat lambat kalau jalanan kosong dengan jalan aspal yang lebar dan mulus. Kebiasaan buruk, kalau tidak ada yang mengawasi, adalah melanggar aturan kecepatan maksimum tersebut. Kecepatan maksimum tersebut sering dilanggar biasanya sewaktu istirahat untuk makan siang di rumah masing-masing. Waktu istirahat untuk makan siang hanya satu jam sehingga pegawai rata-rata mengemudikan kendaraan cenderung lebih cepat dari kecepatan maksimal tersebut, maklum sudah lapar. Dan itu terus terjadi semacam ada kesepakatan untuk melanggar aturan tersebut, memang menyedihkan!

Tapi suatu saat betul-betul kena batunya ketika seorang general manager perusahaan baru datang, dia sangat mengindahkan aturan kecepatan kendaraan yang 45 km per jam itu. Jadi para pegawai tidak berani mendahului kendaraan sang general manager yang berada di depannya, akibatnya terjadi antrian panjang dari pabrik ke tempat pemukiman, maklum jalannya cuma satu.

Ada hikmahnya kecelakaan lalu lintas di kompleks perusahaan hampir nol.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s