Bangunan Lama di Bandung, Tetaplah Dipelihara!

Bagian depan RS Borromeus, tetap dipertahankan

Meskipun saya memberi judul tulisan ini tentang bangunan lama jangan disangka saya mengerti tentang arsitek atau sejarah bangunan lama di Kota Bandung. Jadi saya menulis hanya membawa kata hati saya untuk berupaya bercerita.

Jika saja berjalan-jalan melalui jalan Gatot Soebroto, jalan Asia-Afrika, jalan Braga, jalan Merdeka, Jalan Dponegoro, dan banyak lagi masih banyak bangunan yang tetap dipelihara dengan baik. Sekali lagi bukan karena “mengerti” tapi hanya mengagumi saja. Jadi kalau Bapak Walikota Bandung berbuat yang baik harus diapresiasi dong! Bravo Pak Dada Rosada!

Sebelum memosting  ini, saya sempat membuka-buka buku hadiah ulang tahun dari anak bungsu saya berjudul:  “Album Bandoeng Tempo Doeloe” oleh: Sudarsono Katam & Lulus Abadi. Tapi tetap saja saya tak bisa bercerita banyak, barangkali nanti ke depan setelah tamat membaca bukunya akan sedikit tambahan komentar.

Bangunan lama di bagian dalam tetap seperti aslinya

Sewaktu belakangan ini saya secara rutin setiap minggu mengunjungi bagian Fisioterapi RS Borromeus untuk dirawat lengan yang kaku, saya jadi terkagum-kagum dengan sebagian bangunan lama di RS Borromeus Bandung ini masih tetap dipertahankan seperti kondisi semula yaitu tahun 1921.

Sebagai contoh bangunan RS Borromeus saat ini tahun 2011 sudah menjadi bangunan modern kini bangunannya telah berlantai tujuh, tapi di bagian-bagian tertentu masih bisa kelihatan bangunan lama yang dibiarkan apa adanya seperti yang saya jepret ini.

Salah satu lorong yang dibiarkan apa adanya

Adapun beberapa ruangan yang tetap dipertahankan seperti aslinya adalah bagian Fisioterapi, bagian Dapur, dan juga beberapa dari bagian Kebidanan.

Sebagai penutup saya ingin memasukkan pesan dari Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc katanya: Kota tanpa bangunan tua ibarat manusia tanpa ingatan.

Beliau adalah Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

One thought on “Bangunan Lama di Bandung, Tetaplah Dipelihara!

  1. se7 dengan pesan prof.Eko – kota tanpa bangunan lama ibaratnya kota tanpa sejarah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s