Sakit Hati

Kita sering mendengar kata sakit hati, terutama atas perkataan atau atas perilaku orang lain yang menyebabkan diri tersakiti dalam hati makanya disebut sakit hati. Apa saja yang menyebabkan sakit hati? Banyak,  dimarahi orang, putus cinta, dimadu, diselingkuhi, bahkan dimarahi orang tua banyak yang merasa sakit hati. Sering mendengar keluhan pasangan suami istri yang sudah lanjut usia? Keluhan tersebut dirasakan baik pihak suami atau pun istri. Karena saya laki-laki, mungkin saya lebih sering mendengar beberapa saudara laki-laki yang curhat bahwa sering sakit hati oleh kata-kata sang istri.

Lebih jauh lagi soal sakit hati, ada pertanyaan yang mengganjal saya yaitu apakah ada niat seseorang untuk menyakiti orang lain? Misalnya adakah seorang istri sengaja mengeluarkan kata-kata dengan maksud untuk menyakiti suami? Atau adakah seorang suami baik-baik  mengeluarkan kata-kata kepada istrinya dengan sengaja untuk menyakitinya?

Coba lagi sebuah contoh, adakah seseorang yang menagih utang, tentunya kepada seseorang yang berutang, sengaja menyakiti hati yang ditagih? Atau adakah orang tua yang menasehati anaknya dengan maksud menyakiti anaknya? Apakah menolak cinta seseorang termasuk sengaja menyakiti hati seseorang yang terus terang menytakan rasa sayangnya.

Itu yang saya ceritakan adalah umumnya atau normalnya. Tapi memang tidak mustahil dengan niat untuk membalas dendam atau alasan lain ada orang yang sengaja mengeluarkan kata-kata pedas agar seseorang sakit hatinya. Jadi mungkin perasaannya terpuaskan setelah menyakiti hati orang lain.

Kemungkinan kebanyakan orang atau umumnya memang tidak sengaja menyakiti hati orang lain. Akan tetapi ada kata-kata atau perilaku yang tidak disadarinya menyebabkan orang lain sakit hati. Bisakah perilaku kita atau kata-kata kita dijaga agar tidak menyakiti orang lain? Tentu saja bisa dengan jalan memikir dulu, memilah-milah dahulu sebelum mengeluarkan kata-kata. Mungkin terpenting adalah mengukur dulu apakah jika seseorang mengucapkan kata-kata tersebut kita akan sakit hati? Jika kita merasa akan sakit hati, jangan diucapkan terhadap orang lain.

Orang yang belajar bijak dalam berbicara dan sekaligus akan banyak disukai orang adalah mereka yang berhasil memilah dan memilih kata dan kalimat juga perilaku agar tidak menyebabkan orang lain sakit hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s