Nasi Gudeg Jogya

Jika saya akan diperiksa darah di Laboratorium, diharuskan puasa dulu artinya setidaknya jangan dulu sarapan pagi. Nanti kalau sudah diambil darah maka makan sudah diperbolehkan. Nah, untuk sarapan tersebut di dekat rumah sakit ada pedagang nasi gudeg Jogya yang sudah menjadi langganan saya. Rasanya enak pas di lidah saya, meski saya bukan orang yang berasal dari Jogya.

Karena sudah lama tidak dikontrol darah, jadi saya juga nerasa sudah lama tidak menikmati nasi gudeg di tempat ini. Oleh karena itu ketika baru-baru ini diperiksa lagi darah saya sengaja merencanakan untuk sarapan atau makan pagi di sini, sudah terbayangkan enaknya.  Tapi ketika itu ternyata si mbak gudeg itu sedang libur, tidak jualan. Maka betul-betul saya menjadi kecewa dan terus masih penasaran.

Kali berikut adalah merencanakan makan siang nasi gudeg di sini. Rencananya setelah diperiksa dokter sekitar jam 12:00 pasti enak dan nikmat makan di sini. Ternyata dokternya datang terlambat jam 13:00 baru mulai periksa pasien, padahal urutan saya nomor delapan, makanya saya selesai diperiksa hampir jam setengah tiga. Tentu saja perut sudah keroncongan lapar sekali, makanya ketika istri saya menawarkan ke nasi padang saja, saya menolak karena pertama sudah sangat lapar, karena tempat warung nasi padang jauh, keduanya tetap masih penasaran nasi gudeg itu.

Langsung pesan dua porsi, pertama saya dulu yaitu nasi dengan gudeg, krecek, tempe bacem, dan diberi kuah sayur ayam pakai santan. Sementara istri saya porsinya sama saja hanya tempe diganti dengan pindang telur. Karena sudah sore krupuknya tinggal dua biji, tapi syukur masih getas. Ternyata ketika dimakan, jauh dari yang dibayangkan, mungkin karena sudah sore semua makanan sudah dingin dan cenderung tidak segar lagi. Kalau dimakan ya iya sih sampai amblas demikian juga istri saya, itu karena lapar, tapi kalau rasa ternyata agak cukup jauh dari bayangan semula. Kalau diharga relatif murah berdua dengan tambahan kerupuk hanya Rp 14.500.

Jadi saya mendapatkan pengalaman baru kalau makan nasi gudeg enaknya masih hangat, masih segar, dan masih pagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s