Doyok Tak Mau Melawak di Acara Reuni

Setelah bekerja puluhan tahun sampai usia 55, sebutan berikutnya menjadi pensiunan saja, yang biasanya aktif di kantor atau barangkali di lapangan selanjutnya tinggal di rumah. Kalau tidak pintar-pintar mencari kegiatan yang bermanfaat dan sehat, kita bakalan bengong sendirian atau hanya dengan istri saja. Karena sudah tidak punya anak buah segalanya dikerjakan sendiri, tidak ada yang bisa disuruh hanya sekedar untuk memasukan surat ke kantor pos, harus dikerjakan sendiri. Biasanya juga anak-anak sudah berumah tangga dan biasanya juga anak-anak karena sudah dewasa tidak mau terus-terusan bersama orang tua yang sudah pensiunan, mereka sudah mempunyai urusan sendiri-sendiri. Oleh karena itu banyak diantara para pensiun yang mengharapkan ada acara reuni dengan teman-teman bekas sekantor atau sedepartemen dahulu.

Biarpun banyak yang tidak suka, karena saya ingin menceritakan pengalaman pribadi, saya maksa ingin  bercerita tentang perilaku para pensiunan pada saat reuni. Kami pensiunan dari suatu BUMN yang berada di luar pulau Jawa, kami rata-rata perantau hampir dari seluruh Indonesia,  sedangkan pada masa pensiun ini banyak yang menetap di kota-kota di pulau Jawa seperti Bandung, Jogya, Surabaya, bahkan Malang.

Karena tempat kami bekerja dahulu asalnya di tengah hutan yang akhirnya ditata menjadi sebuah kota, kami para pekerja dan keluarga tinggal di area perumahan yang disediakan perusahaan. Dengan demikian ikatan kekeluargaan kami sangat erat, karena kami bekerja di perusahaan yang sama, rumah seragam dibuatkan perusahaan untuk setiap keluarga, ke pasar yang sama, olah raga di tempat yang sama, bahkan belanja, rekreasi, sekolah anak-anak juga di tempat yang sama. Jadi karena tinggal bersama sampai puluhan tahun akhirnya keakraban kami melebihi kepada saudara yang justru jauh dan jarang bertemu.

Itulah sebabnya ketika diadakan acara reuni, betul-betul pada acara tersebut kami manfaatkan untuk bertemu, melepas kangen, dan melepas rindu sejak mulai sehingga acaranya berakhir. Bagaimana tidak akan begitu, dulu bersama-sama bekerja berat ringan dipikul bersama, suka dan duka juga dirasakan bersama, sehingga seperti saya sebutkan di atas layaknya dengan saudara sendiri bahkan melebihi. Sesama bekas pegawai itu sudah pasti melepas rindu, tapi para istri juga yang dulu menjadi teman satu departemen suami, satu kegiatan pengajian, sama-sama berolah raga, sama-sama anggota Dharma Wanita semakin ramai yang berkangen ria. Bukan hanya cerita berkangen-kangenan antar para suami dan para istri tapi juga cerita akan panjang dengan ditambah menanyakan anak masing-masing. Banyak yang hapal anak si A ketika dilahirkan dan saat ini sudah lulus dari perguruan tinggi dan sekarang sudah bekerja, atau sudah berumah tangga, bahkan telah lahir cucu-cucu.

Jadi tidak aneh kalau panitia reuni berkali-kali memohon perhatian dari hadirin untuk dipersilakan mengambil makanan ringan sambil mengobrol. Pengumuman berikutnya adalah mohon perhatian bekas direktur perusahaan ingin memberikan sambutan, hanya terdengar sebagian kecil dari pidatonya, selebihnya asyik dipakai ngobrol lagi, dan ramai lagi. Dahulu kalau direktur berpidato semuanya diam sepi tidak ada yang berbicara sendiri-sendiri. Demikian juga ketika ketua persatuan pensiunan berbicara sudah tidak ingat lagi bicara mengenai apa.

Makanya katanya mengapa Mas Doyok kapok melawak di acara reuni, karena boro-boro disambut gelak tawa, penonton pada ketawa sendiri-sendiri karena acara melepas kangen masing-masing. Oleh karena itu kalau ada acara reuni lagi jangan mengadakan tontonan apalagi pidato-pidatoan, bakalan tidak akan ada yang menonton dan memperhatikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s