Menjaga Makanan Halal Secara Berlebihan

Menjaga agar rezeki yang kita cari adalah rezeki yang halal adalah baik, apalagi rezeki untuk dipakai dan dimakan oleh keluarga termasuk anak dan istri adalah sungguh suatu jalan yang terpuji. Tidak berarti kalau uang yang didapat dengan tidak halal lalu jika dibelikan makanan terus disantap oleh anak dan istri akan tiba-tiba menjadi keracunan. Dimaksud agar dalam kita mencari rezeki harus dengan cara-cara yang sesuai dengan norma-norma baik dari agama maupun masyarakat. Kasarnya kalau zaman sekarang jangan sampai mencari rzeki dengan jalan korupsi.

Ini cerita istri saya, dalam sebuah grup pengajian yang diselenggarakan secara rutin bulanan di masjid, bahwa ada ceramah dari seorang ustadz mengenai menjaga makanan agar selalu dijaga agar makanan yang kita santap adalah yang halal, artinya halal fisiknya secara agama, maupun mendapatkannya.

Nah ada seorang hadirin yang menangkap ceramah itu secara berlebihan, dia mempertanyakan tentang suguhan snack makanan yang kebetulan disumbang oleh salah serang warga yang secara ikhlas memberikan makanan berupa snack. Warga tersebut secara rutin setiap ada pengajian di masjid menyumbangkan makanan ringan.

Singkat cerita, bisik-bisik tentang kehalalan makanan tersebut kedengaran oleh si pemberi yang selanjutnya menghentikan sumbangan makanan tersebut, dan tentu sakit hati karena niat baik memberikan makanan telah diragukan kehalalannya oleh si penerima.

Tentu saja barangkali hati-hati menjaga kehalalan makanan adalah baik, tapi menyelidiki asal usul makana secara berlebihan adalah keterlaluan. Saya kira bagi yang diberi cukup dengan memperlakukan sebagaimana makanan lain, andai enak dimakan dalam artian tidak basi atau busuk ya diterima dan dimakan dengan penuh syukur dan terima kasih. Soal asal muasal makanan tersebut misalnya apakah uang pembeli makanan tersebut didapat dari uang hasil korupsi tak perlu kita selidiki sehingga meyakiti hati si pemberi bukan?

Kadang-kadang memaknai sebuah ceramah atau ajaran pada penerapannya dalam kehidupan harus penuh pertimbangan yang baik dan dipikirkan matang-matang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s