Kota Bandung Utara Masih Rindang

Saya sebagai warga Kota Bandung belakangan ini sering berkeluh kesah tentang kualitas lingkungan yang semakin tidak bersahabat, terutama jika menyusuri jalan-jalan di Kota Bandung, dengan semakin banyaknya kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang kerap menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Terus biasanya keluh kesah bahwa Kota Bandung semakin panas, tidak seperti jaman dahulu jaman Bandung halimunan; berkabut. Karena terus-terusan merindukan Kota Bandung tempo baheula, jadinya sudah tidak terasa nikmatnya lagi bermukim di Kota Bandung.

Kalau dipikir-pikir daripada menjadi stres akibat terus-terusan mengeluh, lebih baik nikmati keindahan kota Bandung apa adanya, atau nikmati apa yang masih ada. Juga mau tidak mau kita harus menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan, salah satu contoh untuk menghindari macet misal berangkat ke tujuan lebih pagi, sebelum jam 06:00. Atau bahkan hindari keluar rumah atau jalan-jalan tanpa tujuan pada hari padat yaitu hari Sabtu dan Minggu.

Jalan Suryakencana masih rindang dengan pepohonan

Terus juga salah satu contoh menikmati yang ada adalah rindangnya jalan-jalan di Kota Bandung bagian utara. Jalan-jalan rindang dengan pepohonan dimaksud adalah di sepanjang jalan Dago, sekitar Taman Lalu Lintas, sekitar Taman Saparua, jalan Aceh, jalan Cihampelas, jalan Cipaganti, sekitar Gedung Sate dan masih banyak lagi.

Dengan menikmati apa yang ada dan berupaya menyesuaikan diri, dan juga tidak selalu merindukan Bandung baheula, terasa nikmat tinggal di Kota Bandung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s