Serangan Jantung

Saya sama sekali tidak bangga, bahkan itu merupakan pengalaman yang paling tidak saya sukai bahwa saya pada tahun 2001 pernah mendapatkan serangan jantung. Membaca tulisan tentang Lima Momen Serangan Jantung di Tempointeraktif ternyata serangan jantung terhadap saya adalah sebagai berikut:

  1. Bahwa serangan jantung banyak terjadi pada pagi hari, yang menimpa saya adalah pada siang hari
  2. Bahwa biasanya terjadi serangan jantung banyaknya pada hari Senin, saya pada hari Jumat
  3. Bahwa terjadi setelah ngemil, saya sepulang sholat Jumat
  4. Bahwa terjadi apabila olahraga berlebihan, saya bukan olahragawan
  5. Bahwa terjadi di mimbar, sama sekali tidak sedang di mimbar.

Sekali lagi saya menulis kenangan buruk ini karena dengan seizin Allah SWT sampai saat ini, sepuluh tahun kemudian, saya alhamdulillah masih diberi umur. Terimakasih Tuhan. Dibawah ini tulisan mengenai Lima Momen Serangan Jantung tersebut

Lima Momen Serangan Jantung

Rabu, 24 Februari 2010 | 18:11 WIB

TEMPO Interaktif, JakartaBagi anda yang punya masalah dengan jantung, sedikitnya ada lima momen yang perlu anda waspadai. Sebab hal itu bisa menjadi pemicu terjadinya serangan jantung.

1.Pagi hari

Risiko serangan jantung 40 persen diantaranya terjadi di pagi hari. Dari kajian para ahli dari Universitas Harvard menyebutkan, saat seseorang terbangun dari tidur di pagi hari, tubuh akan mengeluarkan adrenaline dan hormon lainnya. Semua itu selanjutnya akan meningkatkan tekanan darah dan butuh lebih banyak menyerap oksigen. Selain itu, umumnya kondisi darah saat bangun tidur lebih kental. Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras.

Untuk mencegah hal yang tak diinginkan, saat terbangun tidak ada salahnya jika anda bermalas-malasan barang sejenak.

2. Hari Senin

Kalau banyak orang mengakatan, “I don’t like monday” itu bisa dipahami. Sebab mengawali hari kerja setelah dua hari libur biasanya terasa memuakkan. Sebanyak 20 persen serangan jantung terjadi pada Senin pagi. Penyebabnya, tak lain karena banyak orang merasa stres dan depresi memikirkan kembali harus bekerja.

3. Setelah Ngemil

Mengemil makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, terutama di malam hari, sebaiknya dihindari. Sebab hal itu akan mempersempit pembuluh darah, sehingga amat rentan terjadinya pembekuan darah.

4. Berolahraga secara berlebihan

Segala sesuatu yang berlebihan memang biasa menghasilkan sesuatu yang tidak baik. Tak terkecuali berolah raga. Apalagi jika anda sebelumnya tak pernah berolah raga. Akibat olah tubuh yang berlebihan, semua organ tubuh akan mengalami syok. Tekanan darah pun akan meningkat drastis sehingga memicu terjadinya serangan jantung.

5. Di Mimbar

Bagi orang yang terbiasa berbicara di hadapan khalayak, berdiri di depan mimbar pasti akan membuatnya gugup luar biasa. Demam panggung yang berlebihan ini biasanya akan membuat jantung berdebar dan sesak nafas.

Shine.Yahoo.com | SUDRAJAT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s