Penggabungan Blog

Sejak bulan April 2009 saya mulai mengenal blog, kemudian dengan semangat menggebu-gebu dibuatlah beberapa blog. Blognya di dua tempat yaitu di WordPress.com dan di Blogger.com. Adapun blog yang pernah saya buat adalah: Blog dalam bahasa Sunda, Blog dalam bahasa Inggris, Blog Pensiunan, Blog kumpulan kearifan, Blog kota Bandung, dan lainnya lagi dengan topik macam-macam. Bahkan ada empat blog lagi yang sangat pribadi namun dibuat statusnya privat.

Setelah satu tahun lebih kemudian saya mengadakan evaluasi, ternyata saya jarang sekali posting, terutama dikarenakan sambil belajar menulis, keberanian menulis yang bisa dibaca umum ternyata nyali saya tidak sebesar semangatnya. Memang tidak dipungkiri hampir setiap hari dimana ada kesempatan saya selalu menyempatkan menulis. Meskipun ternyata yang saya tulis hanya sebatas catatan harian yang tidak menarik disajikan untuk orang lain. Saya terus menulis akan tetapi hasil tulisannya tersembunyi dibalik blog pribadi yang statusnya privat itu.

Akhirnya menginjak tahun baru 2011, karena semangat menulis masih terus menggebu, padahal umur saya sudah hampir 65 tahun, maka semua tulisan yang ala kadarnya di beberapa blog itu digabungkan saja menjadi satu dengan cara diekspor kemudian diimpor oleh satu blog saja yakni blog “Sepanjang Jalan Kehidupan” ini. Kemudian blog-blog yang “kesepian” itu akhirnya di-deleted saja. Lalu hasilnya karena berasal dari beberapa blog, maka topik dan isinya dari “Sepanjang Jalan Kehidupan” ini sangat gado-gado alias sangat bervariasi.

Meskipun demikian seperti telah saya sebutkan di depan bahwa saya masih tetap memiliki 4 blog privat (tidak bisa dibaca oleh umum), entah bagaimana nasibnya nanti. Salah satu dari blog privat itu dikelola oleh saya untuk sekeluarga statusnya privat juga tapi bisa dibaca hanya oleh anggota keluarga yakni anak, mantu, dan bahkan cucu saya.

Denikian, meskipun tulisannya tetap sederhana, tapi sekarang terkonsentrasi di satu blog , harapan sekarang, mudah-mudahan jangan ngarawu ku siku; meraup dengan sikut, artinya ingin segala dan banyak diraih tapi karena mengambilnya dengan dua sikut akibatnya tidak mendapatkan satu pun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s