Maaf, Kentut Tidak Disengaja Selagi Sholat Tidak Membatalkan?

Saya mendapat keterangan dari saudara, beliau juga mendengar dari keterangan seorang ustadz, bahwa apabila sedang sholat lalu kentut dengan tidak disengaja maka tidak membatalkan sholatnya, jadi teruskan saja sholat sampai salam, akan tetapi apabila akan sholat yang lain lagi terpaksa harus berwudhu kembali. Saya selama ini berpendapat jika kentut sedang sholat tidak disengaja apalagi disengaja adalah batal, dan harus berwudhu kembali, dan sholat kembali dari awal.

Kentut? Bebas saja sepanjang tidak mengganggu orang lain! Jadi kalau mau kentut yang bau dan bersuara keras pergilah ke kamar mandi atau ke tengah sawah. Di tempat itulah anda akan merasakan kebebasan individu demikian dihormati. Mengapa tidak boleh kentut sembarangan? Karena budaya kita menganggap kentut itu tidak sopan kalau di depan orang banyak apalagi di depan mertua.

Barangkali dalam pelaksanaannya kentut bisa dibagi tiga, pertama kentut yang disengaja, kedua kentut yang tidak disengaja, ketiga kentut yang ditahan.  Memangnya ada kentut yang disengaja? Ya ada, misal dilakukan di tempat terpisah dari umum, apalagi sudah mulas dari pada menjadi penyakit, atau di tempat banyak orang berkumpul dengan teman akrab sekadar guyonan, atau kadang di depan suami atau istri kentut sudah tidak dipermasalahkan secara serius. Rasanya belum pernah mendengar ada istri menggugat cerai suaminya gara-gara kentut sembarangan.

Kentut yang tidak disengaja adalah sering, syukur tidak berbunyi tetapi kalau berbunyi dan itu di tempat umum dijamin minimum kalau muka merah mah harus. Ketiganya adalah menahan untuk tidak kentut juga adalah suatu keharusan misalnya karena punya wudhu menjelang sholat.

Kembali ke kentut tidak disengaja ketika sedang sholat bahwa itu tidak membatalkan sholatnya, memang agak masuk akal andai saja disamakan hukumnya dengan, yang sederhana saja, contohnya minum tidak disengaja atau lupa saat sedang berpuasa. Itu tidak membatalkan puasanya, demikian juga jika kentut tidak disengaja ketika sedang sholat, artinya sholatnya juga tidak batal.

Tapi kalau saya pribadi sementara ini tetap akan membatalkan sholat dan berwudhu kembali, bukan apa-apa tapi kok rasanya nggak tega!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s