Pengalaman Pribadi Dikerok Prostat (3)

Rawat Inap di Ruang Perawatan

Sejak mulai masuk kamar perawatan, hampir tidak berdaya segalanya ditolong orang lain, dalam hal ini oleh suster perawat dan  oleh istri saya yang setia menunggu. Kateter masih tetap terpasang dan seperti telah saya sebutkan bahwa kateter yang terpasang tersebut ada rembes, kelihatan pada selang kateter warna merah karena urine bercampur darah. Kemudian juga seperti biasa dipasang selang infus pada lengan untuk memasukkan cairan.

Kondisi saya masih tetap demam terutama pada sore hari dan tengah malam, demam agak sementara reda setelah minum antipiretika (?) pil bernama sanmol. Kemudian juga secara rutin setiap hari minum obat, kalau tidak salah sampai delapan macam pil, karena ditambah obat-obat jantung, Demikia juga antibiotika dan obat pengurang rasa sakit disuntikkan melalui selang infus. Jarum infus beberapa kali pindah tempat karena kadang bengkak disekitar tusukan jarum, mampet oleh klot darah, bahkan jarum bergeser letaknya karena gerakan aktivitas saya yang tidak sengaja.

Keesokan harinya dokter spesialis urolog datang dan saya langsung mengeluhkan soal kateter yang rembes, badan yang masih panas dengan perasaan demam. Kemudian oleh dokter kateter diganti dengan ukuran yang lebih besar, dan syukur dengan kateter ini tidak lagi merasa adanya rembesan dan nampaknya kateter baru ini mengeluarkan air kencing sampai kosong dari kandung kemih.

Dokter spesialis urolog itu menganjurkan agar dilakukan tindakan operasi pengerokan terhadap kelenjar prostat yang sudah membesar. Sebelum operasi dilaksanakan terlebih dahulu harus diulang USG prostat, diperiksa Lab atas darah rutin untuk persiapan operasi. Kemudian karena urine saya berwarna merah beliau sangat menganjurkan untuk banyak dan sering minum. Padahal kondisi saat itu saya sangat tidak bernapsu baik untuk makan maupun minum.

Urologis tersebut juga secara panjang lebar sesuai sop menerangkan resiko-resiko yang akan terjadi pada operasi pengerokan prostat tersebut. Ada suatu hal yang membuat saya cemas adalah pernyataan dokter itu yang menyebutkan ada kemungkinan bisa saja kanker prostat. Apalagi beliau mencurigai karena saya relatif masih muda (saya 64 tahun) sudah mengalami pembesaran prostate sampai 119 cc. Saya terus terang tidak takut secara berlebihan atas operasi pengerokan, akan tetapi merasa cemas jika saja memang prostat itu termasuk kanker. Dan lanjutnya bahwa kepastiannya adalah dari hasil pemeriksaan PA (Pathologi Anatomi) jaringan dari hasil pengerokan. Hal inilah yang terus-terusan menghantui pikiran saya selama perawatan. Bahkan kehawatiran tersebut saya ceritakan kepada anak sulung saya.

Telah disebutkan bahwa dihari-hari pertama dan kedua perawatan, saya hampir tidak berdaya, makan disuapi istri demikian juga minum masih ditolong. kemudian juga mandi dimandikan oleh suster perawat, karena saya tidak berdaya saya pasrah saja tidak merasa malu lagi. Suatu saat saya memaksakan diri untuk belajar turun dari tempat tidur dan mau duduk di kursi akan tetapi baru juga duduk beberapa saat saya merasa pusing dan los saya tidak sadarkan diri, untung ada anak saya yang membantu tidur kembali di tempat tidur.

Selama saya diopname banyak mendapatkan dukungan dari anak dan mantu, mereka pada datang bahkan anak sulung saya dari Jakarta ikut menunggui selama satu malam dan beberapa malam berikutnya ditunggui anak bungsu saya. Demikian juga dorongan semangat dan kunjungan keluarga, juga kawan-kawan pensiunan pada datang menjenguk. Untuk itu saya mengucapkan banyak terima kasih.

Pada hari ketiga rawat inap, seperti telah saya katakan di muka dilakukan pemeriksaan USG (Ultrasonografi) prostate ulangan dan USG jantung, pemeriksaan darah rutin, dan pemeriksaan darah persiapan operasi. Inilah hasil pemeriksaan tersebut:

Pemeriksaan USG: prostate membesar, ukuran 56,1 mm x 69,4 mm x 52,9 mm (Vol 102 mm3) zona transitional membesar dan menonjol ke dinding posterior vesica urinaria zona perifer dan zona sentral terdesak. Tidak terlihat masa mencurigakan neoplasma maligna. Vesikula seminalis terlihat normal. Kesimpulan: Pembesaran prostate, volume +/- 102 cc.

Pemeriksaan Lab: chol, trigly, gluk puasa dan 2 j pp, got, gpt, ureum, kreat, asam urat, hasilnya berada dalam nilai rujukan

Hasil yang kelihatan di luar rujukan adalah: PSA: 33,64 ng/ml, Urine banyak leko dan eryth, Laju endap darah 92, dan Hb 11 gr%

Dilanjutkan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s