Gedung Sate

Dinamai demikian gara-gara di puncaknya ada semacam antena atau penangkal petir yang bentuknya dari jauh seperti tusukan sate. Entah dari kapan mulainya orang Bandung sepakat saja menamai gedung ini Gedung Sate. Gedung ini adalah kantornya Gubernur Jabar, bangunan buatan Belanda yang jadul tapi elok dan megah. Tidak ada seorang pun yang mengatakan bangunan ini ketinggalan zaman. Untuk menuju ke Gedung Sate ini keluarlah dari pintu tol Pasteur, terus ikuti saja jembatan Pasupati. Di ujung jembatan Pasupati sebelum perempatan jalan lihat ke sebelah kanan akan kelihatan dengan megahnya Gedung Sate. Di depan gedung ini ada lapangan namanya lapangan Gasibu. Lapangan ini setiap hari Minggu dibuka pasar kaget atau pasar dadakan penuh pkl, padat, ramai, dan kendaraan macet. Kalau tidak ingin belanja atau mencari berbagai macam makanan, jangan ke sini pada Hari Minggu, kecuali setelah jam 12 siang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s