Sebuah Kartu Undangan

Tiba-tiba saja saya menerima kartu undangan untuk resepsi perkawinan, undangannya sendiri biasa saja yang surprice adalah saya tidak mengenal si pengundang. Meski demikian saya merencanakan untuk datang karena alamat dan nama saya tertera dengan benar. Pasti bukan undangan salah alamat atau apalagi main-main bukan?

Ternyata ketika pada saatnya saya datang memenuhi undangan tersebut dia, orang tua pengantin, adalah teman lama saya semasa merantau di Kalimantan puluhan tahun lalu. Itu juga lewat mengerutkan dahi dulu dimana wajah si pengundang sudah pernah hadir dalam memori ingatan saya. Terima kasih atas undangannya, selamat menempuh hidup baru untuk kedua mempelai.

2 thoughts on “Sebuah Kartu Undangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s