Fungsi Bel Rumah

Apakah gunanya bel dipasang di pintu rumah? Agar jika mau bertamu atau bertemu dengan pemilik rumah bisa segera diketahui oleh penghuni. Karena kalau hanya mengetuk pintu, “punten!”, atau “assalamualaikun!” tidak akan kedengaran oleh pribumi. Fungsi yang utama dari dipasangnya bel adalah untuk yang akan bertamu. Tamu dimaksud adalah betul-betul tamu dalam artian seperti tamu yang kita fahami selama ini.

Akan tetapi sekarang bel itu, setidaknya di kompleks perumahan saya, jadi multi fungsi artinya tidak tamu saja yang memijat bel akan tetapi juga untuk “tamu” lain. “Tamu” dimaksud adalah: Pedagang keliling kompleks hususnya tukang tahu dia tidak cukup hanya dengan meneriakkan barang yang ditawarkannya akan tetapi ia sudah “berani” memijat bel. Keduanya adalah peminta-minta, yang setelah memijat bel langsung berkata: “Bu minta berasnya Bu!” atau: “Sumbangannya Pak!” sambil menyodorkan formulir yang sudah lusuh berisi daftar penyumbang suatu kegiatan sosial dari suatu tempat yang jauuuh sekali.

Karena seringnya “tamu” maka kadang-kadang pribumi merasa terganggu ketentramannya karena kalau dari dalam kadang tidak tahu tamu atau “tamu”. Simalakama memasang bel rumah bukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s