Teman Jogging

Hampir setiap pagi saya mengajak anak saya untuk jogging (mumpung dia sedang di Bandung) keliling halaman Macro. Pada hari itu tiba-tiba dari belakang ada seorang tua, juga pejalan kaki, yang langsung mengajak ngobrol. Bapak teman jogging ini hampir terus-terusan berbicara akan tetapi kalau saya atau anak saya menjawab pertanyaannya sering kali dia tidak mendengarnya. Saya maklum orang tua (75) ini mengalami gangguan pendengaran. Ketika kami berpisah anak saya berkomentar bahwa orang tua sering berbicara dan mau didengarkan oleh yang muda.

Ada kemungkinan saya pun sebagai orang tua  sering mengajak anak  berbicara. Saya introspeksi bahwa dalam pikiran saya untung pesan-pesan penting sudah disampaikan kepadanya jadi tak perlu lagi banyak bicara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s