Jaminan Kesehatan Pensiunan

Para pensiun yang berada di berbagai kota, dari dulu sudah dijamin kesehatannya oleh bekas tempat bekerjanya yaitu PT B yang berlokasi di Kalimantan Timur. Belakangan ini ada suatu perubahan tapi tidak mendasar, yaitu hanya teknik pelaksanaan saja dimana pensiunan yang akan berobat jangan langsung ke dokter spesialis, tetapi harus melalui dokter umum. Jadi kalau diperlukan saja dikonsulkan ke dokter spesialis oleh dokter umum.

Perubahan layanan kesehatan yang agak membuahkan kontroversi adalah disamaratakannya biaya rawat inap menjadi Rp sekian per hari. Sebelumnya tergantung golongannya sewaktu masih bekerja, kebanyakan lebih kecil dari angka itu. Tapi bagi ex manager biaya perawatan sebelumnya lebih tinggi, dan tentu saja merasa dirugikan karena menjadi turun. Akibat dari suatu keputusan ada yang merasa untung dan bersyukur, juga ada yang merasa rugi dan bisa memaki-maki. Dari kesemuanya itu menurut saja sebaiknya dan berharap agar jangan sampai fasilitas rawat inap itu sempat digunakan. Apa ada yang mau dirawat inap ya? Kalau saya tidaaaak!

Dasar dari perubahan ini adalah perusahaan merasa “direcoki” terus dengan urusan pensiunan, jadi keputusannya diserahkan urusan jaminan kesehatan pensiunan tersebut kepada suatu badan usaha yang disebut Perxxxxx berkedudikan di Jakarta. Jadi selanjutnya PT B tinggal membayar sejumlah tertentu untuk jaminan perawatan kesehatan pensiunan kepada Perxxxxx, selanjutnya forget it dan akan bekerja serius di bisnis core (inti) nya GAC.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s