Pemeliharaan Rumah

Memang bukan hanya rumah akan tetapi semua perabotan, semua peralatan, semua alat elektronik, bahkan kendaraan mobil memerlukan perawatan atau pemeliharaan rutin. Itu, iya memang sepakat, karena kalau semua perabotan seperti yang saya sebutkan dalam kondisi baik (not out of order) dalam pemakaiannya juga kita mendapatkan kesenangan, dan kepuasan.

Sewaktu Kakak saya datang bersilaturahmi ke rumah, beliau mengajarkan bagaimana memperbaiki pintu kamar, yang sudah sering dialami oleh siapapun, yaitu pintu yang macet, alias susah dibuka. Padahal enak betul membuka dan menutup pintu rumah dalam keadaan tidak macet, atau tidak memerlukan tenaga. Kakak saya mengajarkan itu sambil memperbaiki pintu kamar yang dia tempati dan menjelaskan bagian mana saja yang perlu diperbaiki.

Begini katanya, coba mur engselnya dilonggarkan dulu, kemudian pintunya diganjal dengan apa saja, bisa dengan pahat, kemudian si mur tersebut dikeraskan kembali, ini katanya, akan mengangkat pintu sedikit ke atas. Katanya lagi mengapa pintu suka macet, dan susah dibuka, karena pintu itu menggantung pada engsel dan engselnya itu dimur kepada kusen, suatu saat bisa turun karena berat dari pintu sendiri.

Jika cara di atas tidak menjadi baik maka semua engsel harus dinaikkan sekitar satu mili ke atas. Tentu saja ini yang paling berat karena semua mur harus dibuka, dan tempat engsel harus berubah agak ke atas. Ini dijamin pintu bakal naik dari permukaan tegel sekitar satu mili juga, tak mengapa asal pintu tidak menempel di lantai yang menyebabkan macet bukan.

Hari ini saya telah mempraktekkan memperbaiki pintu utama masuk ke rumah yang sudah rusak parah. Bukan hanya sukar untuk dibuka akan tetapi dudukan kusen pintu ke tembok pun longgar, katanya bahwa harus memakai  angker untuk agar kusen menempel di tembok. Alhamdulillah dengan semangat yang pantang menyerah ahirnya pintu menjadi baik, artinya menjadi mudah dibuka dan ditutup. Meski, hanya enak diceritakan, kenyataannya hanya untuk membuka mur saja susahnya minta ampun, karena semua murnya susah dibuka maklum parit-parit pada mur yang bertanda + sudah karatan dan tentu saja setengah mati membukanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s