Menakertrans Hentikan Pengiriman TKW ke Malayisa, Kuwait, dan Arab Saudi

Gebrakan yang patut dipuji dari Menteri baru Menakertrans Muhaimin Iskandar. Pengiriman TKW ke negara-negara Asia dan Timur Tengah selama ini telah membuat image Indonesia adalah negara dengan kasta paria semakin kental. Lihat saja yang paling dekat negara tetangga Malaysia melihat Indonesia hanya dengan sebelah mata, dan dengan pandangan melecehkan sekaligus merendahkan martabat bangsa.

Sikap begitu bukan hanya dipunyai masyarakat Malaysia yang baru belajar kaya akan tetapi mungkin sifat mendasar manusia yang tidak menghargai pembantu rumah tangga, banyak dari kita juga beranggapan bahwa pembantu rumah tangga adalah “budak belian” yang “sangat wajar” untuk dihinakan.

Terus terang saya lega dengan gebrakan pertama beliau Menakertrans, memang iya baru permulaan dengan banyak tantangan:

Minggu, 8 November 2009 | 21:44 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com – Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar menyatakan telah menghentikan pengiriman Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke Malaysia, Kuwait, dan Arab Saudi.

“Kami sudah menghentikan pengiriman TKW ke Malaysia dan Kuwait, meski TKW yang ke Malaysia masih nekat berangkat tanpa jalur resmi, sedangkan penghentian ke Jeddah akan segera dilakukan,” katanya di Surabaya, Minggu (8/11).

Didampingi Kepala Disnakertrans Jatim Gentur Sanjoyo dan Kepala BLK Jatim Gatot Gunarso, ia mengemukakan hal itu di sela-sela meninjau sejumlah bengkel dan perumahan di kompleks BLK Provinsi Jatim di Menanggal, Surabaya.

“Penghentian itu dilakukan untuk menyempurnakan pola rekrutmen, prosedur pemberangkatan, hingga pola perlindungan di negara tujuan, termasuk perlunya latihan silat agar mereka bisa melawan,” katanya dengan tersenyum.

Menurut menteri yang juga Ketua Umum DPP PKB itu, TKW yang mandiri selama ini umumnya karena mereka bisa melawan. “Ada juga yang pintar silat, tapi mereka mampu melawan karena mereka tahu apa yang bisa dilakukan di sana bila mengalami sesuatu yang merugikan dirinya,” katanya.

Keponakan mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu menilai penghentian pengiriman TKW ke tiga negara itu akan menjadi bahan evaluasi dalam program 100 hari Menakertrans.

“Di dalam negeri juga akan kita benahi, terutama banyaknya TKW di bawah umur yang dikirim ke negara orang, sehingga mereka menjadi lemah dalam banyak hal,” katanya.

Ia mengaku ada kepala desa (kades) yang merasa terpaksa memanipulasi usia TKW di bawah umur karena mereka ingin mendapatkan pekerjaan setelah lama menganggur. “Karena itu, kami akan melibatkan polisi, camat, dan kepala desa untuk mencegah hal itu, agar tidak semakin banyak korban,” katanya.

Selain itu, katanya, pihaknya akan melakukan revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) agar dapat mengurangi jumlah pengangguran yang selalu terpengaruh untuk bekerja ke luar negeri.

Editor: wah

Sumber : ANT

kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s