Bilang Polisi Buaya, Kapolri Didesak Copot Susno

Rabu, 16 September 2009 | 15:27 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com – Perhimpunan Advokat Indonesia Pengawal (PAIP) Konstitusi mendesak Kepala Polri Bambang Hendarso Danuri untuk segera mencopot Komjen Pol. Susno Duadji dari jabatannya sebagai Kepala Bareskrim Polri. Susno dianggap telah melanggar dan menciderai konstitusi UUD 1945 dan UU Kepolisian atas pernyataannya yang menganalogikan Kepolisian sebagai buaya.

Continue reading

Advertisements

“Maaf, Saya Menghormati Orang yang Tidak Puasa”

Oleh Abdi – 25 Augustus 2009 – Dibaca 3857 Kali –

KEDATANGAN TAMU YANG TIDAK PUASA

— Suatu siang di awal puasa ini saya kedatangan tamu. Dia seorang teman dari kalangan non-muslim yang biasa ngobrol dengan saya sambil merokok. Siang itu dia datang dengan rokok yang masih ngebul. Seperti biasa saya menyediakan asbak untuk keperluan merokoknya itu.

— Begitu asbak saya letakkan di atas meja dia menyatakan maaf sambil berniat mematikan rokoknya. Saya katakan agar dia tidak perlu mematikan rokoknya. Santai sajalah seperti biasanya. Tapi dia mengatakan merasa tidak enak karena saya saat itu sedang berpuasa, dan dia harus menghormati orang yang berpuasa.

Continue reading

63 tanggapan untuk ““Maaf, Saya Menghormati Orang yang Tidak Puasa””

public.kompasiana.com“>publik.kompasiana.com

1. amril,
— 25 Augustus 2009 jam 4:35 am

kepada non muslim yang tidak berpuasa memang sudah seharus kita hormati.

tetapi kalo ada orang muslim tidak berpuasa, ngapain kita harus hormati.

jadi kalo ada warung yang ditutup, atau diatur jam operasionalnya, itu untuk tidak menghormati orang muslim yang tidak berpuasa.
2. Umar,
— 25 Augustus 2009 jam 4:36 am

Salam,

Tentu saja saya setuju dengan sikap Anda, walau tidak 100%. Apa yang Anda lakukan memang sangat baik. Tetapi, kalau kondisinya memang seperti yang Anda sampaikan, saya akan lebih memilih menghormati teman saya yang sudah berusaha menghormati kita yang sedang berpuasa.

Maksud saya, menghormati itu tidak perlu disuruh-suruh, sebagaimana juga tidak perlu dilarang-larang. Alirkan saja.

Mohon maaf kalau pendapat saya salah, saya mungkin hanya terlalu dalam memikirkan perasaan teman Anda itu. Entah bagaimana tidak nyaman-nya beliau harus merokok, makan dan minum di depan kita yang berpuasa.
Mungkin seperti orang yang hanya memakai celana renang di hadapan orang yang berpakaian lengkap.

wallahu a’lam

Continue reading

Mapag Lebaran, Ngalabur Masigit

Ciamis kaler dina mangsa taun 50-an..

Sataun sakali, sajero bulan Puasa biasana mah unggal bulan Ramadhon katompernakeun masigit di lembur osok dipiara didangdanan, sasarina mah ngalabur lalangit jeung dingdingna. Ari dipigawena ku pamuda jeung barudak, beayana mah biasa bae saayana sasari tina sambung sarungsum tinu baralik usaha ti kota.

Ari jajamanan harita kapan sagala walurat di lembur kuring teh, masigit kampung estuning lalangit jeung dindingna tina bilik awi. Disebutna teh bangunan duduk jandela, jadi nu ditembok teh ngan saukur ti mimiti jandela nepika lante, ari ti jandela ka luhur mah nyaeta cukup ku bilik tea. Ari lantena mah lumayan ditembok dipelester ku adukan make semen.

Continue reading