INDONESIA MY LOVELY COUNTRY

Why the English language? The reasons are because the first to learn to write in English, second motivated by AFatihSyuhud blog with series of reasons why writing a blog with the English language, third because we have the free interpreter “Kang Google” which only some small correction by me.

Indonesia my lovely country
Where we were born and live now
My country of the thousand islands
And million rivers everywhere

Java and the ancient Borobudur
Bali and the magnificent temple
Sumatra and the Toba lake
Kalimantan and the forest

Reff
Indonesia my lovely country
Indonesia is my love
Indonesia my lovely country
Indonesia is my love

Indonesia
Oh I love you so well
Wherever I go and
Whenever I would be
The country belongs
To me and to you
To his to her
to every Indonesian

*back to Reff

Source: kapanlagi.com

Greencard Lottery

Malam kemarin sewaktu saya lagi posting tulisan di blog pribadi tiba-tiba ada “iklan penawaran” masuk dengan berkedip-kedip. “iklan penawaran” tersebut berisi ajakan untuk mengikuti Greencard Lottery. Greencard adalah digunakan untuk tinggal dan bekerja di USA.

Yang pertama kali terpikir adalah takut adanya unsur penipuan, kedua saya masih buta mengenai Greencard. Meskipun begitu saya melakukan juga registrasi sekedar iseng sambil berhati-hati takut sekali lagi takut ada unsur penipuan, pada saat pengisian formulir lembar kedua ada semacam fee yang harus dibayarkan melalui kartu kredit. Jadi ketiga kalinya saya merasa takut ada unsur penipuan form berikutnya tersebut tidak saya isi dan saya dengan begitu saja keluar dari formuli kedua tersebut.

Pada formulir lembaran kesatu saya sudah terlanjur mengisi alamat email, dan beberapa saat kemudian datang kiriman email, isinya begini:
Continue reading

Bebaskan Ibu Prita Mulyasari

Saya baru nemu sekarang banner tentang “Bebaskan Ibu Prita Mulyasari” berasal dari Bapak blogger Enda Nasution. Meskipun telat saya sangat mendukung Ibu Prita Mulyasari untuk dibebaskan.

Sabar Ibu Prita ya, semoga Allah SWT melindungi Anda dan Keluarga.

Inilah akibat dari hubungan antara dokter dan pasien tidak seimbang. Budaya saat ini di Indonesia dokter strata sosialnya lebih tinggi dari pada pasien. Pasien adalah yang merasa tidak tahu apa-apa mengenai yang dideritanya, sebaliknya dokter merasa “tahu segala mengenai penyakit pasiennya”

Seyogianya dokter dengan pasiennya harus sejajar, duduk sama rendah, berdiri sama tinggi.

Sekian dulu terima kasih.