Pelayanan Terhadap Konsumen

Slogan pelanggan atau pembeli adalah raja, banyak dipraktekkan oleh beberapa perusahaan dalam melayani pelanggannya. Mekipun memang masih banyak perusahaan yang tetap menerapkan slogan sebaliknya yaitu produsen adalah raja.

Pelayanan perusahaan Pertamina di hususnya SPBU sedang diterapkan slogan pembeli adalah raja seperti tersebut di atas. Semua yang pernah mengisi bahan bakar merasakan pelayanannya lebih baik dibanding masa lalu. Sampai banyak yang hapal iklannya di TV yaitu “dari angka 0 ya Pak”. Demikian juga di beberapa rumah sakit swasta banyak yang meningkatkan pelayanannya, minimum ramah melayani pasien. Salah satunya adalah di RS B…

Sebetulnya saya tidak akan membahas soal peningkatan pelayanan terhadap klien secara khusus. Hanya saja saya melihat pelayanan ramah terhadap konsumen sebaiknya dan cocoknya dilakukan pegawai-pegawai yang masih muda.

Kalau petugas yang tua dan pengalaman bekerja sudah berpuluh tahun akan lucu jika ditempatkan di bagian front office atau costumer services. Pertama bukan tempatnya, kedua sulit untuk dididik ramah karena unsur senioritasnya, ketiga mereka sudah terdidik “cuek” ala jadul terhadap pelanggan.

Pada satu hari saya menemukan hal yang saya bicarakan di dua tempat yaitu di SPBU M.. dan di RS B… Di SPBU itu saya melihat petugas berumur yang tidak lagi menunjukkan titik nol dan mengucapkan terima kasih. Dan di hati saya memaklumi karena rasanya dia tidak pantas melakukan keramahan yang terus terang saja hanya sekedar kamuflase. Baiknya petugas tersebut dipindah tempat kerjanya ke bagian yang lebih cocok dengan senioritasnya

Di RS B.. saya menemukan pekerja yang mengantarkan makanan pasien ke kamar-kamar, dia malahan tidak permisi, tidak mengucapkan selamat makan bahkan tidak tersenyum sedikitpun alias kuraweud. Tapi saya memakluminya, karena kok rasanya tidak pantas dia bersopan-sopan, yaitu karena ketuaannya. Jadi seyogianya ditempatkan di seksi lain yang memerlukan senioritasnya. Tapi dimana mereka ditempatkan andai tidak ada lowongan atau bahkan tidak punya keahlian atau kemampuan lain selain pekerjaan itu yang telah digelutinya selama puluhan tahun?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s