Warung Tembakau di Suniaraja Bandung

No Smoking

Mengenai rokok Anda semua tahu bukan? Juga tentu tahu bahwa smoking is not good for health. Tapi masih tetap banyak yang melakukannya meskipun dengan berbagai resiko. Semoga mereka bisa berhasil untuk berhenti dari kebiasaan tersebut.

Ada yang membedakan jenis rokok dari pembungkusnya, maksudnya dengan apa tembakau itu dibungkus. Seperti klobot rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun jagung, kawung rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren, sigaret rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas, dan cerutu rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.

Bagi perokok yang berduit tentu sigaret dengan merk tertentu yang dipilih, disamping rasanya mungkin sudah akrab dengan pilihannya juga praktis tinggal membuka dari bungkusnya dan langsung dinyalakan.

Bagi perokok yang cekak terpaksa memilih jenis lain yakni klobot atau kawung. Saya melihat pegawai tukang bangunan meskipun bekerja sibuk memasang bata dengan adukan semen tapi tetap di bibirnya menempel rokok. Sepertinya kalau tanpa rokok bekerja menjadi tidak terkonsentrasi. Apa betul ya?

Etalase Warung Tembakau

Nah, ketika saya berjalan-jalan di kawasan jalan Suniaraja Bandung masih ditemukan warung tembakau yang seingat saya setidaknya warung tersebut sudah berada di sana selama 40 tahunan. Warung tersebut persis berada di jln Suniaraja di seberang Stanplat Angkot Stasiun Bandung.

Sebagai catatan:  jangan heran kalau melihat di google maps  ada dua jln Suniaraja. Pertama adalah kepanjangan dari jalan Alkateri setelah dipotong jalan ABC namanya jln Suniaraja. Kedua, kepanjangan jalan Kebonjati di depan Stanplat Angkot Stasiun Bandung juga bernama jln Suniaraja.

Disana juga dijual tembakau dengan berbagai rasa, pembungkus tembakau, dan peralatan untuk membuat rokok. Jika Anda penasaran untuk melihatnya,  seperti di bawah ini:

Kemasan kertas pembungkus tembakau

 

Kertas pembungkus rokok

 

Daun Kawung

 

Daun kawung

Bungkus tembakau dari daun jagung seperti yang disebut klobot itu di Bandung nampaknya kurang begitu populer.

 

About these ads

6 responses to “Warung Tembakau di Suniaraja Bandung

  1. Wah ternyata dunia perokok-an menyimpan hal-hal unik juga ya Pak..Seperti bungkus rokok ini. Menarik. Terutama rokok kawung itu, ternyata masih ada sampai sekarang. Saya ingat yang menggunakan ini cuma orang-orang tua di kampung dan sekarang tak pernah melihatnya lagi..

  2. Iya persis dahulu dipakai oleh orang tua di kampung. Saya ingat kalau pulang ke lembur (tempat dilahirkan) mereka selalu minta dioleh-olehi rokok kretek merk “VIP” atau “Soepiah” karena keseharian hanya merokok kawung saja, kalau ada uang saya sih dengan senang hati saja membawakannya.. tapi sebetulnya saya telah memberi racun ya.
    Terima kasih atas komennya.

  3. jadi ingat dulu, waktu saya masih kecil kakek saya merokok daun kawung baunya khas banget, dan selalu di simpan di ikat pinggangnya lengkap dengan tembakau dan korek apinya

  4. Betul memang rata-rata orang tua zaman dulu tembakau dan daun kawungnya adalah perlengkapan yang jangan sampai ketinggalan

  5. boleh dibantu saya Pak alamat dan no. telp atau hp toko yang menjual daun kawungnya pak kami di sumatera utara kesulitan memperolehnya…. mohon dikirimkan ke no. hp saya 081260870000

  6. Aduh, nanti kalau ke sana lagi ya, toko itu jauh dari rumah saya. Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s