Mengapa Menangis Sewaktu Dzikir?

Saya bertanya kepada istri saya bahwa mengapa ada orang yang menangis dikala berdzikir. Istri saya menjawab karena betul-betul sholatnya atau dzikirnya khusuk.  Bapak itu bagimana akan menangis shalatnya saja tak pernah khusuk malah sering salah membaca surat dan bahkan kesalahan dalam bacaan sholat. Selanjutnya istri saya menambahkan bahwa mungkin saja teringat atas segala misalnya, penyakit yang tidak sembuh-sembuh, atau sesuatu yang menyebabkan seseorang merasa teraniaya.

Saya sepakat dengan bahasa istri saya yang terahir bahwa mungkin teringat akan penderitaan yang seolah-olah tidak pernah berahir. Atau, dalam benak saya kemungkinan cara memandang sesuatu dari pengertian yang berbeda. Misal saya mengapa jarang atau bahkan tidak pernah menangis dalam sholat atau berdzikir, karena “hal begitu” belum sepantasnya untuk ditangisi. Sementara mungkin bagi orang lain itu adalah sesuatu yang menyedihkan.

Tapi akhirnya saya berdoa ya Allah jangan beri saya kesedihan yang menyebabkan saya harus menangis dikala dzikir dan sholat. Biarkan saya tidak menangis asal jangan engkau beri kesusahan atau kesedihan sehingga saya tidak mampu menahannya.

(Ditulis tanggal 5 Desember 2009)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s