Pejalan kaki, Harusnya di Sebelah Kanan

Di Indonesia mengemudikan kendaraan adalah di sebelah kiri, sebutlah setir kiri. Di jalan dua arah sebelah manakah pejalan kaki berada, sebelah kiri atau sebelah kanan jalan? Kebiasaan kita pejalan kaki selalu berjalan di sebelah kiri jalan, menurut saya itu salah. Jatah pejalan kaki yang betul adalah di sebelah kanan jalan.

Alasannya harus berada di sebelah kanan jalan adalah kita bisa melihat mobil dari depan dan pengemudi bisa melihat kita, jadi kita bisa mengira-ngira sejauh mana kita mepet ke pinggir. Sementara kita tidak usah memperhatikan mobil dari belakang karena berada jauh di sebelah kiri.

Sedangkan mengapa tidak boleh berjalan sebelah kiri karena kita tidak bisa memperhatikan kendaraan dari belakang, kita tidak bisa mengira-ngira sejauh mana kita mepet ke kiri.

Karena apa saya berpendapat begitu, sebab pengalaman saya berjalan sebelah kiri selalu diklakson kendaraan dari belakang. Karena harap maklum di jalan-jalan kecil apa lagi lalu lintas kendaraan lagi ramai ditambah tidak disediakan trotoar untuk pejalan kaki.

Berjalan kaki di sebelah kanan memang menempuh resiko, yaitu tabrakan sesama pejalan kaki karena kebiasaan kita berjalan kaki selalu sebelah kiri. Tapi saya lebih baik tabrakan dengan pejalan kaki lain dari pada diklakson kendaraan dari belakang terus atau malahan kalau lagi sial minimum pan… atau bagian belakang badan disenggol speda motor.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s